Daerah Pelayanan Publik Pemerintahan

Kamis, 5 Juni 2025 - 08:12 WIB

12 bulan yang lalu

logo

Ruang Terbuka Publik Dusun Sambong Duran Dulunya Kumuh Sekarang Jadi Kawasan Produktif

Jombang | klikku.id – Dusun Sambong Duran, Desa Jombang, Kabupaten Jombang, merupakan salah satu dusun yang ada di kabupaten Jombang.

Dusun Sambong Duran dulunya terkesan kawasan kumuh kini “disulap” menjadi kawasan produktif, lingkungan yang sehat nan asri.

Dengan adanya proyek strategis Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sambung Duran Desa Jombang yang dulunya hanya hamparan lapangan tak terurus, serta Kepadatan penduduk dan bangunan sempit dan kurang nyaman bagi warga.

Kekurangan sarana dan prasarana yang layak seperti jalan, air bersih, drainase dan sanitasi yang memadai, kini barubah wajah menjadi lingkungan harapan.

Upaya Pemkab Jombang dalam pemusatan penataan ulang bangunan dan infrastruktur di daerah kumuh untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Perubahan ini tidak lepas dari program revitalisasi kawasan kumuh melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) tahun 2023. Pembangunan infrastruktur dasar tersebut dikerjakan secara swakelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) “Berkah Air Mandiri”, dengan fokus pada penyediaan air minum, sanitasi, drainase, ipal, TPS3R, jalan lingkungan serta landscape ruang terbuka publik.

Andika salah satu perwakilan dari warga yang turut andil dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Sambong Duran, menuturkan pada awak media ini terkait upaya pemerintah dalam merubah wajah desanya yang dulu merupakan kawasan kumuh.

“Dulu lapangan ini sepi, rumput liar tinggi dan cenderung kumuh. Tapi nanti setelah dibuka dan dimanfaatkan, suasananya akan langsung berubah drastis. Anak-anak bisa bermain, wisata kuliner di sentra UMKM, warga ngopi di pinggir lapangan. Ini akan jadi pusat aktivitas baru,” tutur Andika di sela memantau pekerjaan proyek yang terus berlanjut.

Indra Ketua RT 8 saat dikonfirmasi media klikku.id Selasa ( 3/6/2025) menerangkan,warga bersama Pemerintah Desa kini tengah merancang pemanfaatan lanjutan lapangan tersebut, tak hanya sebagai sarana ruang terbuka publik, tetapi juga sebagai sentra ekonomi lokal dan edukasi. Salah satunya dengan mengadakan kegiatan bisnis UMKM dan bazar produk-produk rumahan warga sekitar.

“Kami sudah sepakat menjadikan lapangan ini lokasi kegiatan UMKM harian atau pun mingguan. Ada jajanan, kerajinan, hingga produk olahan warga. Harapannya, ekonomi warga bisa ikut tumbuh, dan dapat menjadi pusat percontohan, ” tutur Indra.

Agung Hariadi Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang, menyambut baik inisiatif warga. Ia menegaskan, infrastruktur yang telah dibangun melalui dana DAK PPKT 2023 kini sudah bisa dimanfaatkan sepenuhnya.

“Pekerjaan RTLH, sanitasi, jalan lingkungan hingga penyediaan air minum semuanya sudah selesai dan bisa digunakan warga, tinggal menunggu pembangunan fasilitas pelengkap lainnya yang akan dikerjakan secara bertahap termasuk pagar, lapak UMKM dan lain-lain. Untuk pengelolaan air bersih, kami sarankan agar sementara bermitra dengan PDAM agar tidak membebani anggaran desa,” tutur Agung.

Lebih jauh Agung menjelaskan, dalam mewujudkan keberlanjutan sosial, warga turut aktif mengelola hasil pembangunan sehingga dampaknya akan jauh lebih luas dan berjangka panjang.

“Kini, lapangan Sambong Duren bukan hanya menjadi tempat berkumpul tetapi juga simbol perubahan dan keberhasilan. Bangunan terwujud sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang fungsional sebagai tempat berolahraga ringan, berinteraksi sosial dan membuka ruang baru bagi ekonomi warga.

Lebih dari sekadar proyek fisik, ini adalah contoh konkret bagaimana kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan KSM bisa mengubah wajah kawasan kumuh menjadi kawasan harapan.

“Kami yakin, inilah wujud nyata dari pembangunan yang berakar di bawah dimulai dari lapangan kecil, tetapi memiliki dampak besar. Pencanangan progam pembangunan ini akan terus berlanjut hingga tahun 2029,” pungkas Agung Hariadi.


Titin Mujiati

111

Baca Lainnya