Pemerintahan Pendidikan

Senin, 16 Juni 2025 - 16:49 WIB

11 bulan yang lalu

logo

Menteri Transmigrasi (Mentrans) RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kiri), didampingi

Menteri Transmigrasi (Mentrans) RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara (kiri), didampingi

ITS dan Kementerian Transmigrasi RI Bersinergi dalam Program Transmigrasi Patriot

Surabaya | klikku.id – Kementerian Transmigrasi RI memperkenalkan Program Transmigrasi Patriot kepada sivitas akademika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam sebuah kuliah tamu yang berlangsung di Grha Sepuluh Nopember ITS.

Menteri Transmigrasi RI, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, hadir langsung untuk menyosialisasikan program unggulan ini, yang terdiri dari Ekspedisi Patriot dan Beasiswa Patriot.

Dalam paparannya, Iftitah menegaskan pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) berkualitas dalam mengembangkan kawasan transmigrasi. “SDM unggul adalah kunci untuk membangun kawasan transmigrasi yang mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program Ekspedisi Patriot dirancang untuk menggali potensi sumber daya alam, budaya, dan infrastruktur di wilayah transmigrasi. Dimulai pada Desember 2025, Tim Ekspedisi Patriot yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi akan bertugas sebagai peneliti sekaligus mentor bagi masyarakat transmigran.

Sementara itu, Beasiswa Patriot bertujuan mendukung pendidikan generasi muda hingga jenjang sarjana, sarjana terapan, dan pascasarjana di perguruan tinggi terbaik, baik dalam maupun luar negeri.

“Penerima beasiswa ini diharapkan mampu berkontribusi langsung dalam mendampingi masyarakat transmigrasi setelah menyelesaikan pendidikan mereka,” jelas Iftitah.

Program ini menargetkan 2.000 penerima Beasiswa Patriot mulai tahun 2026, yang akan diberdayakan untuk mengembangkan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci keberhasilan, di mana Kementerian Transmigrasi menggandeng tujuh Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), termasuk ITS, serta lima perguruan tinggi lainnya.

Rektor ITS, Prof. Ir. Bambang Pramujati, Ph.D., menyambut baik kolaborasi ini dan menyatakan bahwa ITS telah menyiapkan 57 Tim Ekspedisi Patriot untuk berkontribusi dalam program ini.

“Bersama Kementerian Transmigrasi, ITS hadir membawa inovasi, ilmu pengetahuan, dan aksi nyata untuk membangun pelosok negeri,” tegasnya.

Langkah ini juga sejalan dengan dukungan ITS terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), seperti Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Permukiman Berkelanjutan (SDG 11), dan Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17).

Kolaborasi ITS dan Kementerian Transmigrasi ini diharapkan menjadi gerakan nasional yang mengubah kawasan transmigrasi menjadi pilar ekonomi Indonesia melalui riset aplikatif dan pemberdayaan potensi lokal. @Man


 

111

Baca Lainnya