SURABAYA | klikku.id – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mendorong mahasiswa berani terjun ke dunia usaha sejak dini, saat memberikan kuliah umum di Universitas Airlangga, Selasa (28/4).
Kegiatan bertema Young Entrepreneurs for a Better Future of Indonesia itu digelar di Aula Garuda Mukti, Kampus MERR-C.
Dalam paparannya, Dyah Roro menegaskan peran besar sektor UMKM yang menyumbang sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
Karena itu, pemerintah terus memperkuat ekosistem kewirausahaan, salah satunya melalui program business matching.
“Ratusan UMKM sudah kami hubungkan dengan ritel modern, baik dalam maupun luar negeri. Dari proses kurasi, lebih dari seratus UMKM berhasil lolos dan masuk pasar,” ujarnya.
Ia menyebut, produk UMKM kini mulai menembus jaringan ritel besar seperti Alfamart, Indomaret, hingga pasar global melalui jaringan seperti IKEA dan MAP Group.
Tak hanya itu, pemerintah juga memperluas akses pasar internasional melalui kerja sama perdagangan dengan puluhan negara dan organisasi global seperti World Trade Organization.
Langkah ini dinilai membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha muda Indonesia untuk bersaing di pasar global.
Pada sesi diskusi, mahasiswa aktif menggali strategi memulai bisnis hingga menghadapi tantangan geopolitik. Dyah Roro menekankan pentingnya memahami tujuan usaha sejak awal. Ia juga mengingatkan agar generasi muda tidak takut gagal.
“Kesuksesan itu proses panjang. Mulai saja dari langkah kecil, yang penting konsisten,” pesannya.
Ia turut mendorong mahasiswa memperluas jejaring dan tidak terjebak membandingkan diri dengan orang lain. Menurutnya, peluang selalu terbuka bagi mereka yang siap menjemputnya.
Kegiatan ini juga mempertemukan mahasiswa dengan pelaku industri, termasuk Asosiasi Franchise Indonesia, sebagai upaya memperkuat kolaborasi antara dunia kampus dan sektor bisnis. AM@n
