Ekonomi Bisnis Teknologi IT

Sabtu, 28 Juni 2025 - 09:57 WIB

1 tahun yang lalu

logo

Tingkatkan Keamanan Digital, TPS Gelar Webinar Bahas Ancaman Fileless Malware

Surabaya | klikku.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), menunjukkan komitmen terhadap keamanan digital dengan menggelar webinar bertajuk mitigasi serangan siber, khususnya ancaman Fileless Malware, pada Kamis (26/6/2025).

Webinar ini dihadiri 127 pekerja TPS dari berbagai wilayah operasional, mulai Belawan hingga Merauke. Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko TPS, Sapto Wasono Soebagio, membuka acara dengan menegaskan pentingnya kesadaran terhadap ancaman siber di era digital.

Sebagai pemateri, Lead Coordinator of Cyber Security PT Integrasi Logistik Cipta Solusi (ILCS), M. Riyan Syaifunahar, menjelaskan bahwa Fileless Malware merupakan jenis perangkat lunak berbahaya yang menyerang tanpa jejak file.

“Serangan ini memanfaatkan proses dan memori sistem operasi, sehingga sulit dideteksi,” ujarnya.

Empat jenis Fileless Malware yang paling diwaspadai adalah serangan FIN7 (Carbanak Group), Advanced Persistent Threat (APT) oleh Lazarus Group, Poweliks, dan Astaroth (Guildmo

Riyan menyoroti APT sebagai ancaman terbesar karena menyasar organisasi keuangan dan perusahaan global. Gejala serangan ini meliputi aktivitas PowerShell yang mencurigakan, konsumsi CPU/memori tinggi, serta perilaku jaringan yang tidak biasa.

Untuk menangkal ancaman, TPS mendorong penggunaan Endpoint Detection & Response (EDR), pembaruan sistem, segmentasi jaringan, serta pembatasan dokumen Office. Langkah ini diintegrasikan dengan digitalisasi sistem operasional terminal, yang mendukung kelancaran arus peti kemas.

Sepanjang 2024, TPS mencatat arus peti kemas hingga 1,58 juta TEUs, sementara hingga Mei 2025, tercatat 632.567 TEUs. TPS juga mempertahankan dominasi pasar internasional di Pelabuhan Tanjung Perak dengan pangsa pasar 83%.

Webinar ini membuktikan keseriusan TPS dalam menjaga keamanan data dan sistem, sekaligus memperkuat posisi sebagai pelopor terminal peti kemas berbasis digital di Indonesia. @Man


 

71

Baca Lainnya