Nasional Pemerintahan Peristiwa

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:08 WIB

9 bulan yang lalu

logo

Wamendagri Tak Permasalahkan Warga Kibarkan Bendera One Piece, Asal Jangan Ganti Merah Putih!

Mataram | klikku.id – Pemandangan tak biasa muncul di sejumlah daerah menjelang HUT ke-80 RI.

Alih-alih hanya bendera Merah Putih, warga juga mengibarkan bendera One Piece, manga legendaris asal Jepang. Fenomena ini sontak menyita perhatian publik, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto.

Saat diwawancarai di Pendopo Gubernur NTB, Mataram, Sabtu (2/8), Bima Arya menegaskan bahwa ekspresi tersebut tidak masalah selama tidak melanggar konstitusi.

“Dalam negara demokrasi, ekspresi itu wajar. Yang penting, saat 17 Agustus, bendera yang harus berkibar di seluruh penjuru Nusantara tetap Merah Putih,” ujarnya.

Mantan Wali Kota Bogor itu menyebut pengibaran bendera One Piece bisa dimaknai sebagai kritik maupun refleksi warga terhadap kondisi bangsa. Namun ia mengingatkan, kritik sebaiknya juga disampaikan lewat jalur aspirasi yang jelas.

“Kalau ada bendera One Piece, kami lihat itu sebagai ekspresi atau ekspektasi. Bisa jadi pesan yang ingin disampaikan warga. Tapi jangan sampai menggantikan Merah Putih,” tambahnya.

Menurutnya, fenomena ini mirip dengan kebiasaan masyarakat mengibarkan bendera organisasi seperti Pramuka, PMI, atau olahraga.

“Tidak ada larangan, kecuali bendera organisasi yang dilarang. Kalau ideologi yang dilarang, ya enggak boleh,” tegasnya.

Sebagai informasi, demam bendera One Piece tengah melanda berbagai kota di Indonesia jelang 17 Agustus ini. Seri manga karya Eiichiro Oda yang sudah tayang sejak 1997 itu memang punya jutaan penggemar di tanah air.

Bagi banyak penggemarnya, bendera bergambar Jolly Roger topi jerami milik Luffy bukan sekadar simbol bajak laut, melainkan lambang impian, keberanian, dan kebebasan. R3d


 

77

Baca Lainnya