Peristiwa

Sabtu, 6 September 2025 - 06:29 WIB

10 bulan yang lalu

logo

Fenomena Langka Blood Moon Bisa Disaksikan 7–8 September di Seluruh Indonesia

Jakarta | klikku.id – Fenomena alam langka bakal kembali menghiasi langit Indonesia. Pada 7–8 September 2025 mendatang, masyarakat bisa menyaksikan gerhana bulan total atau yang populer disebut Blood Moon.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan, peristiwa ini bisa diamati di seluruh wilayah Indonesia, baik secara langsung maupun lewat siaran daring.

Menurut BMKG, fase gerhana dimulai Minggu (7/9/2025) malam dan berakhir Senin (8/9/2025) pagi. Puncak gerhana diperkirakan terjadi Senin dini hari pukul 01.30 WIB, 02.30 WITA, atau 03.30 WIT, sesuai zona waktu masing-masing.

“Seluruh wilayah Indonesia berkesempatan menyaksikan gerhana bulan total ini. Pastikan memilih lokasi dengan langit cerah dan minim polusi cahaya,” tulis BMKG, Jumat (5/9/2025).

Urutan Fase Gerhana

  • P1 (awal penumbra): mulai pukul 21.00 WIB (22.00 WITA)
  • U1 (awal gerhana sebagian): sekitar pukul 22.00 WIB (23.00 WITA)
  • Puncak total: pukul 01.30 WIB (02.30 WITA/03.30 WIT)
  • Akhir gerhana: sekitar pukul 05.00 WIB (06.00 WITA)

Mengapa Disebut Blood Moon? Disebut Blood Moon karena saat puncak gerhana, Bulan tampak berwarna merah pekat hingga oranye. Fenomena ini terjadi akibat efek optik yang disebut hamburan Rayleigh.

Cahaya Matahari dengan panjang gelombang pendek (biru-ungu) terhambur di atmosfer Bumi, sementara cahaya merah-oranye dibelokkan ke arah Bulan.

Planetarium Jakarta di Taman Ismail Marzuki (TIM) menyiapkan acara pengamatan khusus mulai Minggu malam (7/9/2025) hingga Senin dini hari (8/9/2025).

Sementara itu, BMKG juga akan menyiarkan fenomena ini secara live streaming di kanal resmi YouTube, sehingga masyarakat tetap bisa menikmati meski tidak hadir langsung.

Sepanjang tahun 2025, BMKG mencatat ada empat fenomena gerhana:

  • Gerhana Bulan Total (14 Maret 2025) – sebagian terlihat di Indonesia Timur.
  • Gerhana Matahari Sebagian (29 Maret 2025) – tidak terlihat dari Indonesia.
  • Gerhana Bulan Total (7–8 September 2025) – bisa dilihat seluruh Indonesia.
  • Gerhana Matahari Sebagian (21 September 2025) – tidak terlihat dari Indonesia.

Fenomena Blood Moon September ini diprediksi menjadi salah satu momen langka yang paling ditunggu. Jadi, jangan lewatkan kesempatan langka ini untuk menatap langit malam yang berubah dramatis! R3D


 

117

Baca Lainnya