Surabaya | klikku.id – Universitas Pelita Harapan (UPH) Surabaya makin serius melindungi mahasiswanya dari ancaman narkoba.
Kampus yang berlokasi di Pakuwon City itu, resmi menggandeng Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Nasional Anti Narkotika (DPD Granat) Jawa Timur, untuk memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya (NAPZA) di lingkungan perguruan tinggi.
Komitmen tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani Rektor UPH Dr (Hon) Jonathan L Parapak, M.Eng.Sc, bersama Ketua DPD Granat Jatim Arie Soeripan di Surabaya, Kamis (18/9/2025). Kesepakatan ini berlaku hingga 2030.
Jonathan menegaskan pihaknya tidak akan memberi toleransi bagi mahasiswa yang kedapatan menyalahgunakan narkoba.
“Jika ada mahasiswa terindikasi memakai narkoba, kami akan langsung mengeluarkan. UPH punya tiga kampus, Jakarta, Surabaya, dan Medan, dan semuanya berkomitmen terhadap pencegahan,” ujarnya.
Kerja sama ini mencakup program penyuluhan, edukasi, dan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Relawan Anti Narkoba di lingkungan kampus.
“Kami siap mendukung penuh program pemerintah, khususnya asta cita Presiden Prabowo Subianto terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba,” kata Arie Soeripan.
Dengan kemitraan tersebut, UPH Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan akademis yang lebih sehat dan aman, sekaligus membangun kesadaran mahasiswa untuk menjauhi narkoba. R3D
