SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menyambut kedatangan perdana kapal MV Highway 357S/357N milik Samudera Shipping Line (SSL) di dermaga internasional Terminal Petikemas Teluk Lamong, Jumat (8/11) pagi.
Kapal tersebut melayani rute TI1 (Thailand–Indonesia Service) dengan jalur pelayaran Laem Chabang – Jakarta – Surabaya – Laem Chabang, yang juga diikuti oleh Ocean Network Express (ONE) melalui skema joint slot agreement.
Kehadiran MV Highway menandai dimulainya layanan reguler mingguan (weekly call) dua kapal yang akan beroperasi bergantian antara Indonesia dan Thailand — memperkuat konektivitas logistik intra-Asia, sekaligus membuka peluang ekspor-impor baru dari Jawa Timur menuju kawasan ASEAN.
Kapal berbobot 24.757 ton dengan panjang 182 meter, lebar 30 meter, dan draft 11 meter ini disebut ideal untuk mendukung peningkatan arus petikemas internasional di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
Penyambutan resmi dilakukan oleh David Pandapotan Sirait, Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, bersama jajaran manajemen TTL.
Turut hadir Christian Yahya, Division Head Country Representative dan Dinar Hindarto, SOC Indonesia Dept Head dari Samudera Shipping Line, serta Adhisa W, Branch Manager Ocean Network Express (ONE) Surabaya.
Capt. Nehad Youssef, nakhoda MV Highway, menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan TTL yang dinilai aman, efisien, dan profesional.
“Sejak proses mendekat hingga sandar, semua berjalan lancar. Tim pandu TTL bekerja sangat baik dan profesional. Kami juga terkesan dengan fasilitas terminal yang ramah lingkungan dan modern,” ujarnya.
Sementara itu, David P. Sirait menegaskan, hadirnya layanan TI1 menjadi langkah strategis memperluas jaringan pelayaran internasional di Pelabuhan Tanjung Perak.
“Kami berkomitmen menghadirkan layanan yang efisien, aman, dan ramah lingkungan sebagai smart and green port, serta terus mendukung mitra-mitra strategis seperti SSL dan ONE,” tegasnya.
Sebagai terminal berbasis teknologi, TTL terus memperkuat inovasi layanan dan efisiensi operasional guna meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di kancah global, sejalan dengan upaya mewujudkan sistem logistik nasional yang modern dan berkelanjutan. AMan
