Pemerintahan Peristiwa

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:34 WIB

2 bulan yang lalu

logo

TFR 1,9 dan Stunting 14,7 Persen, Capaian Bangga Kencana Jatim Lampaui Nasional

SURABAYA | klikku.id – Kinerja Program Bangga Kencana di Jawa Timur menuai apresiasi dari pusat. Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menilai sejumlah indikator strategis Jatim berada di atas rata-rata nasional sepanjang 2025.

Apresiasi itu disampaikan Pelaksana Tugas Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat Kemendukbangga/BKKBN, Maria Ernawati, dalam Rapat Evaluasi Program Bangga Kencana 2025 di Kantor Perwakilan BKKBN Jatim, Jalan Airlangga, Surabaya, Jumat (27/2).

Salah satu capaian menonjol adalah stabilitas demografi. Angka Total Fertility Rate (TFR) Jatim kini menyentuh 1,9. Di sisi lain, prevalensi stunting berhasil ditekan hingga 14,7 persen, jauh di bawah angka nasional yang masih berada di kisaran 19,8 persen.

“Target yang dipaparkan seluruhnya berada di atas rata-rata nasional. Ini bukan semata kerja kementerian, tetapi hasil kolaborasi dan sinergi lintas sektor di Jawa Timur,” ujar Maria.

Meski demikian, ia memberi catatan serius terkait tren kenaikan pernikahan anak. Berdasarkan data by name by address, kasus meningkat dari 3.700 menjadi 3.900. Menurutnya, pernikahan dini berisiko besar terhadap ketahanan keluarga dan kualitas generasi mendatang.

“Hampir 90 persen pernikahan anak berpotensi melahirkan anak stunting. Belum lagi risiko perceraian yang tinggi. Perlu pengawalan bersama, termasuk peran media,” tegasnya.

Ke depan, Kemendukbangga/BKKBN akan memperkuat pendampingan keluarga berbasis siklus hidup. Program seperti Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH), bina keluarga remaja, hingga pendampingan lansia akan dioptimalkan.

Penguatan juga difokuskan pada delapan fungsi keluarga, terutama fungsi keagamaan sebagai fondasi ketahanan rumah tangga serta fungsi lingkungan.

Edukasi pengelolaan sampah rumah tangga dinilai penting, mengingat sektor ini menyumbang sekitar 60 persen total sampah nasional.

Plh Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Sukamto bersama jajaran turut hadir dalam evaluasi tersebut. Sinergi pemerintah, masyarakat, dan media, diharapkan terus diperkuat agar Jatim tak hanya unggul secara statistik, tetapi juga kokoh dalam membangun keluarga berkualitas dan berkelanjutan. AMan


 

120

Baca Lainnya