Ekonomi Bisnis Peristiwa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:44 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Safety Forum 2026 Digelar, Terminal Teluk Lamong Targetkan Zero Accident

SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Teluk Lamong menggelar Safety Forum 2026 sebagai langkah memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional terminal. Kegiatan bertajuk Safety Improvement Program tersebut berlangsung pada 10–12 Maret 2026.

Forum ini diikuti 65 peserta dari tiga terminal yang berada dalam pengelolaan perusahaan, yakni TPK Teluk Lamong, TPK Berlian, dan TPK Nilam. Peserta terdiri dari pekerja yang memiliki peran strategis dalam operasional, mulai shift manager, operator alat berat, foreman, hingga petugas keamanan.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David P. Sirait, mengatakan forum tersebut menjadi ruang diskusi untuk memperkuat implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan pelabuhan.

“Melalui forum ini kami berharap muncul ide, masukan, dan program konkret untuk semakin memperkuat penerapan K3 di Terminal Teluk Lamong. Kami juga ingin memastikan seluruh pihak memahami pentingnya standar keselamatan di area operasional pelabuhan,” ujarnya.

David menambahkan, konsistensi penerapan reward and punishment serta penguatan program safety induction bagi pekerja maupun pihak eksternal yang memasuki area terminal menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan operasional.

Forum ini juga dihadiri sejumlah pimpinan di lingkungan Pelindo Group, antara lain Boy Robyanto yang mengikuti secara daring, M. Adji, serta Muarip.

Dalam kesempatan itu, Muarip menegaskan bahwa operasional pelabuhan memiliki tingkat risiko tinggi karena melibatkan alat berat serta aktivitas bongkar muat yang intensif.

“Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga menghasilkan rekomendasi yang dapat memperkuat sistem keselamatan kerja di lingkungan Pelindo Group,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai sesi sharing session, diskusi kelompok, hingga observasi lapangan untuk mengidentifikasi potensi risiko di area operasional, termasuk unsafe behavior dan unsafe condition yang berpotensi memicu kecelakaan kerja.

Melalui forum tersebut, perusahaan menargetkan sejumlah capaian strategis, seperti menurunkan angka kecelakaan kerja menuju zero accident, mengurangi tindakan tidak aman di area terminal, serta memperkuat safety leadership di level supervisor hingga manajemen.

Selain itu, perusahaan juga mendorong penerapan Behavior Based Safety (BBS) guna membangun budaya keselamatan yang lebih kuat dan berkelanjutan, sekaligus menekan angka Total Recordable Incident Rate (TRIR) di lingkungan operasional terminal. AMan


 

53

Baca Lainnya