Daerah Organisasi Peristiwa

Selasa, 21 April 2026 - 19:34 WIB

4 jam yang lalu

logo

Anggota Paguyuban Eks Juru Penerang Wanita Jawa Timur saat mengikuti kegiatan halalbihalal di Jember

Anggota Paguyuban Eks Juru Penerang Wanita Jawa Timur saat mengikuti kegiatan halalbihalal di Jember

Eks Juru Penerang Wanita se-Jatim Gelar Halalbihalal di Jember, Kunjungi Watu Ulo 

SURABAYA | klikku.id – Forum Paguyuban Eks Juru Penerang Wanita (Jupenita) se-Jawa Timur menggelar kegiatan halalbihalal dan silaturahmi di Wahyawibawagraha, Pendopo Pemerintah Kabupaten Jember, pada 18–19 April 2026.

Kegiatan yang memasuki penyelenggaraan keempat ini dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Imam Sudarmaji, yang mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait.

Acara tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, termasuk Penasihat Paguyuban Eks Juru Penerang Wanita Jawa Timur, Suprawoto. Kegiatan juga dimeriahkan dengan tari selamat datang khas Jember Lahbako serta hiburan musik elektone.

Suprawoto mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Jember atas dukungan dan fasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam membangun hubungan yang harmonis dengan berbagai elemen masyarakat.

Ia juga mengingatkan kembali peran strategis juru penerang pada masanya sebagai “lilin di tengah masyarakat” yang menjadi ujung tombak pemerintah dalam menyampaikan informasi program dan hasil pembangunan kepada publik.

“Dengan kehadiran para eks juru penerang wanita dari berbagai daerah, kegiatan ini juga memberi dampak ekonomi positif bagi masyarakat, khususnya melalui sektor UMKM, perhotelan, kuliner, dan pariwisata,” ujarnya.

Dalam sambutan tertulis Bupati Jember yang dibacakan Imam Sudarmaji, Pemerintah Kabupaten Jember menyambut baik terselenggaranya kegiatan tersebut. Jember dipercaya sebagai tuan rumah forum keempat Paguyuban Eks Juru Penerang Wanita.

“Kami merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah. Forum ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga memperkuat kebersamaan sekaligus mengenang peran penting Departemen Penerangan,” kata Imam.

Ia menambahkan, momentum halalbihalal tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga sarana refleksi untuk memperkuat nilai persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, pengalaman dan kearifan para eks juru penerang masih relevan di era digital, terutama dalam menghadapi arus informasi yang tidak selalu akurat.

“Kami mengajak seluruh anggota untuk tetap berperan sebagai agen penyebar informasi yang bijak, penyejuk di tengah masyarakat, serta teladan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Eks Juru Penerang Wanita Jawa Timur, Tjitrawatie, mengaku senang kegiatan tersebut dapat diselenggarakan di Jember. Ia juga mengapresiasi sambutan hangat dari pemerintah daerah.

Menurutnya, Jember menunjukkan perkembangan yang pesat, baik dari sisi penataan kota maupun pertumbuhan ekonomi.

“Jember adalah kota yang tertata rapi, alun-alunnya luas, dan destinasi wisatanya berkembang pesat,” katanya.

Ia optimistis Jember akan terus maju di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait.

Pada hari kedua, Minggu (19/4), panitia mengajak peserta mengunjungi Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, sebagai bagian dari wisata edukasi.

Selanjutnya, rombongan melanjutkan perjalanan ke Pantai Watu Ulo di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

Pantai yang berada di pesisir selatan Jember tersebut dikenal dengan legenda yang melekat dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di daerah itu. Ryo


 

77

Baca Lainnya