SURABAYA | klikku.id – Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu momentum umat Islam untuk memperingati peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi Ibrahim AS bersedia mengorbankan putra tercintanya Nabi Ismail AS atas perintah Allah SWT.
Pada perayaan Indul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H/2026 Masjid Jamik Baitul Muttaqin yang berada di wilayah Bratang Gede 6-G/ RT 04, RW 12, Kelurahan Ngagel Rejo, Kec. Wonokromo Surabaya menyembelih Hewan kurban 10 ekor sapi dari hasil kolektif jamaah dan masyarakat serta 26 ekor kambing dari penyumbang perorangan.
Penyembelihan hewan kurban di laksanakan di Depan Masjid Baitul Muttaqin, pada Rabu (27/05/2026) pagi setelah Shalat Idul Adha yang dilaksanakan di ruang dalam masjid. Bertindak sebagai imam dan khatib adalah Ustaz M Ali Musonif dari Kota Surabaya., sementara lantunan takbir yang merdu dipandu oleh Ustaz Junaidi dan Zainul.
Ketua Pengurus Yayasan Basuki Utomo Masjid Baitul Muttaqin, Bratang Gede, Kelurahan Ngagel Rejo, Surabaya H Kasemun menyampaikan bahwa menjelang idul Adha yayasan beserta takmir Masjid Baitul Muttaqin telah membentuk panitia Idul Qurban yang berjumlah sekitar 95 orang.
‘Panitia ini terdiri dari jamaah masjid dan Remaja masjid diantaranya untuk menjadi petugas penyembelihan, pemisahan daging dari tulang, peimbangan, pengepakan, pendistribusian, kebersihan, petugas konsumsi dokumentasi, pengawasan dan petugas keamanan/Banser,” ungkapnya.
Ketua yayasan bersama panitia mengeluarkan beberapa Pedoman Pelaksanaan Idul Qurban Masjid Baitul Muttaqin (SOP) Standar Oprasional prosedur sebagai acuan dan pedoman yang harus ditaati serta dilaksanakan.
Diantaranya SOP tersebut setelah menyembelih Sapi kurban langsung diambilkan daging yang terbaik minimal 5 kg (Lima kg) diberikan kepada sipengkurban.
Bagi yang Qurban Kambing setelah disembelih langsung diambilkan Sampil kaki belakang yang terbesar langsung dikirim dirumahnya pengkurban.
“Pengkurban diberikan hak preogratif boleh mintak tambahan daging supaya bisa memberi kepada keluarga dekatnya sendiri, SOP telah dijalankan dengan baik,” kata kasemun
Sementara Ketua Panitia kurban Masjid Baitul Muttaqin, Ustadz Junaidi menyampaikan bahwa penyelenggaraan kurban kali ini berlangsung baik. “Alhamdulillah, tahun ini kepanitiaan (kurban) lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya,” kata dia.
“Pada kurban kali ini semua lebih teroganisir. Sebelum penyembelihan dimulai, ketua panita memberikan pengarahan kepada petugas pelaksana idul Qurban. Semua (panitia) diberikan ber-id card Pin, sehingga semua bisa terkondisi dengan baik dan rapi,” kata dia.
Setiap panitia, pun memiliki tugas masing-masing mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging, menimbang hingga membagikan dan menditribusikan daging kurban kepada yang berhak menerimanya.
Junaidi menyebut, ada sepuluh ekor sapi hasil kolektif dan 26 ekor kambing yang disembelih pada Idul Adha kali ini. Hewan kurban tersebut, merupakan partisipasi para jamaah dan warga setempat.
“Daging kurban yang telah didistribusikan sebanyak 1.250 kantong kepada kepala keluarga,” ujar dia.
Ditengah tengah penyembelihan ada sidak tiga orang dari dinas pertanian dan ketahanan pangan Pemerintah kota Surabaya yang Ketuahi oleh A Noorahman untuk memantau jalannya penyembelihan hewan korban.
Hewan korban yang telah disembelih diperiksa diteliti daging dan jerohannya. ” Hasil pemeriksaan hewan korban yang disembelih di Masjid Baitul Muttaqin semuanya baik sehat. Daging hewan korban aman untuk dikonsumsi,” tuturnya.
Djunaidi berharap, pada pelaksanaan kurban di Iduladha tahun depan diharapkan tetap diusahakan agar bisa menjadi lebih baik lagi.
“Harapannya hewani kurban di masjid Jamik Baitul Muttaqin ini bisa lebih baik dan lebih banyak pengorban untuk tahun-tahun selanjutnya,” pungkas Junaidi. Ryo
