Daerah Opini Peristiwa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 00:36 WIB

4 jam yang lalu

logo

Dok foto gambar ist Anam Biro Bangkalan klikku.id.

Dok foto gambar ist Anam Biro Bangkalan klikku.id.

Demo FRIC di Kantor PGRI Bangkalan, Massa 700 yang Diklaim Hadir Diperkirakan Hanya Belasan Orang

BANGKALAN | klikku.id – Aksi demonstrasi yang digelar Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Jawa Timur di Kantor PGRI Kabupaten Bangkalan menuai sorotan terkait jumlah peserta aksi yang hadir di lapangan.

Sebelumnya, Ketua FRIC DPW Jawa Timur, Imam, secara tegas menyatakan akan mengerahkan massa hingga mencapai sekitar 700 orang yang terdiri dari unsur wartawan dan LSM dari berbagai daerah, termasuk Surabaya dan Madura. Jumlah tersebut bahkan disebut akan menjadi bentuk respons atas pernyataan Ketua PGRI Bangkalan yang sebelumnya menjadi polemik.

Namun, berdasarkan pantauan di lokasi, jumlah peserta aksi yang hadir diperkirakan hanya belasan orang. Aksi yang berlangsung di depan kantor PGRI Bangkalan itu juga tidak berlangsung lama dan kemudian beralih menjadi forum audiensi dengan pihak PGRI.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi antara jumlah massa yang disebutkan dalam berbagai pernyataan sebelumnya dengan realisasi kehadiran peserta di lapangan. Dalam dinamika aksi unjuk rasa, jumlah peserta memang dapat berubah karena berbagai faktor, mulai dari kondisi lapangan, koordinasi internal, hingga tingkat partisipasi anggota.

Meski demikian, perbedaan yang cukup jauh antara angka ratusan massa yang digaungkan dengan jumlah peserta yang hadir tetap menjadi perhatian publik.

Sejumlah pihak menilai bahwa besarnya angka massa yang diumumkan sebelumnya tidak tercermin dalam pelaksanaan aksi. Bahkan muncul anggapan bahwa klaim pengerahan ratusan massa tersebut lebih bersifat tekanan psikologis atau gertakan politik ketimbang gambaran riil kekuatan massa yang akan turun ke jalan.

Dari 700 massa yang sebelumnya diberitahukan melalui surat maupun pernyataan kepada publik, yang datang diperkirakan hanya belasan orang. Bahkan aksi hanya berlangsung sebentar kemudian berubah menjadi audiensi,

Terlepas dari jumlah peserta yang hadir, aksi tersebut akhirnya berlangsung dalam suasana kondusif dan dilanjutkan melalui jalur dialog.

Pihak FRIC menyampaikan sejumlah tuntutan dan keberatan mereka secara langsung kepada pengurus PGRI Bangkalan melalui forum audiensi.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kredibilitas sebuah gerakan massa tidak hanya diukur dari besarnya angka yang diumumkan sebelum aksi, tetapi juga dari kesesuaian antara klaim, realisasi di lapangan, serta substansi tuntutan yang diperjuangkan.

Ketika terdapat selisih yang sangat besar antara jumlah massa yang dijanjikan dengan jumlah yang hadir, publik tentu memiliki ruang untuk menilai sendiri sejauh mana tingkat mobilisasi dan kekuatan riil organisasi yang bersangkutan.

#Anam

27

Baca Lainnya