BANGKALAN | klikku.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 menjadi momentum penting bagi insan pendidikan untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kualitas pendidikan demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berkarakter.
Pesan tersebut disampaikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Tanah Merah, Achmady Yunianto F.A., S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Kepala SDN Kendaban 1, saat dimintai pandangannya terkait makna Hari Lahir Pancasila bagi para guru di Kecamatan Tanah Merah.
Menurut Achmady Yunianto, semangat persatuan yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diperkuat oleh seluruh tenaga pendidik. Ia menilai bahwa kemajuan pendidikan tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kekompakan dan kolaborasi seluruh elemen pendidikan.
“Di momentum Hari Lahir Pancasila ini kita meneguhkan semangat persatuan antar guru, khususnya di Kecamatan Tanah Merah, demi kemajuan pendidikan di Tanah Merah. Karena kalau kita solid, insyaallah pendidikan kita akan semakin maju,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh guru tetap memiliki semangat tinggi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik, sekaligus terus berupaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah masing-masing.
“Kami berharap para guru di Tanah Merah selalu semangat untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di Kecamatan Tanah Merah,” tambahnya.
Menurut Achmady Yunianto, profesi guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik. Karena itu, guru tidak hanya dituntut mampu mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter, sikap toleransi, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Dalam perspektif pendidikan, nilai persatuan yang menjadi salah satu inti ajaran Pancasila memiliki relevansi yang sangat kuat dengan dunia pendidikan. Lingkungan sekolah yang harmonis, kolaboratif, dan saling mendukung akan menciptakan iklim pembelajaran yang lebih baik bagi peserta didik.
Di tengah berbagai tantangan pendidikan modern, mulai dari perkembangan teknologi informasi, perubahan pola belajar siswa, hingga tuntutan peningkatan mutu pendidikan, kebersamaan antar guru menjadi modal penting dalam menghadirkan inovasi dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi dunia pendidikan.
Karena itu, Ketua PGRI Tanah Merah menilai bahwa semangat persatuan tidak boleh berhenti pada tataran slogan semata, tetapi harus diwujudkan dalam kerja sama nyata antar guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan.
Peringatan Hari Lahir Pancasila juga menjadi momentum refleksi bagi para pendidik untuk terus memperkuat dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas mulia mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat konstitusi.
Dengan semangat Pancasila, para guru diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter kuat, menjunjung nilai-nilai kebangsaan, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Achmady Yunianto optimistis bahwa dengan persatuan, kekompakan, dan komitmen bersama seluruh insan pendidikan, kualitas pendidikan di Kecamatan Tanah Merah akan terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kabupaten Bangkalan.
“Persatuan adalah kekuatan. Ketika para guru bersatu, saling mendukung, dan memiliki visi yang sama untuk memajukan pendidikan, maka cita-cita menciptakan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing akan lebih mudah diwujudkan,” pungkasnya.
#Anam
