Ekonomi Bisnis Transportasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:38 WIB

9 jam yang lalu

logo

Tingkatkan Layanan Internasional, TTL Hubungkan Surabaya dengan Pelabuhan Utama Tiongkok

SURABAYA | klikku.id – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) kembali memperluas jaringan pelayaran internasional, dengan menerima kunjungan perdana MV WANTAI yang dioperasikan X-Press Feeders.

Kapal peti kemas tersebut, sandar di Terminal Peti Kemas Teluk Lamong pada Senin malam (1/6/2026), sebagai bagian dari layanan South China Java Express (SCJX) yang akan beroperasi secara rutin setiap pekan.

Masuknya layanan SCJX menjadi layanan internasional baru kedua yang dilayani Teluk Lamong sepanjang 2026.

Kehadiran rute ini sekaligus memperkuat konektivitas perdagangan antara Surabaya dan sejumlah pelabuhan strategis di kawasan Tiongkok Selatan.

MV WANTAI merupakan kapal berbendera Liberia dengan kapasitas angkut 2.902 TEUs. Pada pelayaran perdananya di Teluk Lamong, kapal tersebut melayani aktivitas bongkar muat sebanyak 1.250 TEUs.

Layanan SCJX menghubungkan sejumlah pelabuhan penting, yakni Jakarta, Surabaya, Yantian, Xiamen, dan Nansha. Rute tersebut diharapkan memberikan pilihan logistik yang lebih efisien dan kompetitif bagi pelaku usaha yang melakukan aktivitas ekspor maupun impor.

Terminal Head TPK Teluk Lamong, Capt. Pierre Rochel T., mengatakan, kehadiran layanan baru ini semakin memperkuat posisi Teluk Lamong sebagai salah satu gerbang perdagangan internasional utama di kawasan Indonesia Timur.

“Layanan ini memberikan alternatif konektivitas yang lebih kompetitif bagi eksportir dan importir, khususnya menuju pelabuhan-pelabuhan utama di Tiongkok Selatan,” ujarnya.

Menurutnya, bertambahnya layanan internasional reguler menunjukkan meningkatnya kepercayaan perusahaan pelayaran global, terhadap kualitas layanan dan keandalan operasional terminal.

Sementara itu, Kapten MV WANTAI, Wang Yongfu, mengapresiasi fasilitas dan operasional yang diterapkan di Teluk Lamong.

“Lingkungannya bersih, operasionalnya tertata, dan konsep green port yang diterapkan sangat terlihat,” ungkapnya.

Sebagai terminal peti kemas semiotomatis pertama di Indonesia yang mengusung konsep green port, Teluk Lamong terus memperluas jaringan pelayaran internasional.

Ini guna mendukung efisiensi rantai pasok nasional. Serta memperkuat daya saing perdagangan Indonesia di pasar global. AM@n


 

14

Baca Lainnya