Ekonomi Bisnis Hiburan Peristiwa

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:38 WIB

4 jam yang lalu

logo

Hadirkan Pameran “Fraktal”, ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya Tampilkan 25 Karya Tiga Seniman

SURABAYA | klikku.id – ARTSPACE ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya kembali menghadirkan ruang apresiasi seni, melalui pameran bertajuk “Fraktal” yang resmi dibuka pada Jumat (5/6/2026).

Pameran ini menampilkan 25 karya dari tiga seniman visual Indonesia, yakni XGO, Anas Hope, dan Rony Sanjaya.

Mengusung tema fraktal, pameran tersebut mengajak pengunjung mengeksplorasi hubungan antara bentuk, warna, dan susunan visual, yang selama ini hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai elemen geometris yang tampak sederhana diolah menjadi komposisi artistik yang menghadirkan beragam makna dan interpretasi.

Kurator pameran, Frigidanto Agung, menjelaskan konsep fraktal dipilih karena mencerminkan keteraturan bentuk yang sering kali tidak disadari manusia dalam ruang hidupnya.

Melalui permainan garis, bidang, warna, dan pola yang saling terhubung, karya-karya yang dipamerkan menawarkan cara pandang baru terhadap realitas di sekitar.

Masing-masing seniman menghadirkan karakter visual yang berbeda. Namun, ketiganya memiliki benang merah yang sama, yakni menjadikan bentuk sebagai elemen utama dalam membangun gagasan dan komposisi karya.

General Manager ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya, Teddy Patrick, mengatakan pameran ini merupakan bagian dari komitmen ARTOTEL dalam mendukung perkembangan seni rupa kontemporer di Indonesia. Serta memperluas akses masyarakat terhadap karya seni.

“Melalui pameran Fraktal, kami ingin menghadirkan ruang apresiasi bagi para seniman sekaligus mempertemukan karya seni dengan masyarakat luas. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkaya ekosistem kreatif di Surabaya,” ujarnya.

Pameran “Fraktal” berlangsung mulai 5 Juni hingga 5 September 2026 di ARTSPACE ARTOTEL Hayam Wuruk Surabaya.

Selama tiga bulan ke depan, pengunjung dapat menikmati berbagai karya yang mengajak mereka melihat kembali keterkaitan antara bentuk, ruang, dan kehidupan melalui perspektif seni kontemporer. AM@n


 

22

Baca Lainnya