BANGKALAN | klikku.id – Program bantuan pangan berupa beras yang disalurkan melalui Perum Bulog kembali menjadi sorotan setelah muncul keluhan dari sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkait kualitas beras yang diterima.
Salah seorang KPM di wilayah Kelurahan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan, mengaku kecewa dengan kondisi beras bantuan yang diterimanya. Menurutnya, kualitas beras tersebut dinilai kurang layak untuk dikonsumsi sehingga tidak dimasak untuk kebutuhan keluarga.
“Berasnya kualitas jelek, beras yang dari Bulog kemarin tidak kami masak. Mau dikembalikan ke Bulog juga serba salah, makanya berasnya kami kasih ke ayam atau jadi pakan ayam,” ungkap seorang KPM kepada awak media.
Keluhan tersebut menambah daftar masukan dari masyarakat terkait distribusi bantuan pangan yang seharusnya dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok warga penerima manfaat. KPM berharap kualitas beras yang disalurkan pemerintah melalui Bulog dapat lebih diperhatikan sehingga benar-benar layak konsumsi dan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.
Di sisi lain, sejumlah warga menilai mekanisme pengaduan terkait kualitas beras bantuan perlu diperjelas. Pasalnya, masyarakat sering kali merasa kebingungan ketika menemukan beras dengan kondisi yang dianggap kurang baik, apakah dapat ditukar, dikembalikan, atau harus diterima sebagaimana adanya.
Program Bantuan Pangan Beras merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat. Karena itu, kualitas komoditas yang disalurkan menjadi aspek penting yang perlu mendapat pengawasan ketat mulai dari proses pengadaan, penyimpanan, hingga distribusi ke tingkat penerima.
Menanggapi informasi yang berkembang di masyarakat, pihak terkait diharapkan dapat melakukan pengecekan lapangan guna memastikan kondisi beras yang diterima warga serta memberikan penjelasan resmi mengenai prosedur penanganan apabila ditemukan beras yang kualitasnya tidak sesuai standar.
Dengan adanya evaluasi dan pengawasan yang lebih optimal, diharapkan penyaluran bantuan pangan dapat berjalan tepat sasaran, tepat kualitas, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
#Anam
