Daerah Pemerintahan Pendidikan

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:19 WIB

3 jam yang lalu

logo

Dok gambar berita klikku.id Anam Biro Bangkalan ist.

Dok gambar berita klikku.id Anam Biro Bangkalan ist.

SDN Buduran Arosbaya Perkuat Transparansi Dana BOS, Hampir 50 Persen Anggaran Tahap I 2026 Telah Terserap

BANGKALAN| KLIKKU.ID – Komitmen transparansi pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terus diperkuat oleh SDN Buduran, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Ima Imaroh, S.Pd., lembaga pendidikan tersebut berupaya membuka informasi penggunaan anggaran kepada masyarakat melalui papan pengumuman sekolah yang dapat diakses publik.

Kepala SDN Buduran, Ima Imaroh, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan sarana publikasi penggunaan Dana BOS sebagai bentuk keterbukaan informasi dan akuntabilitas kepada wali murid maupun masyarakat.

“Rencananya foto dan informasi penggunaan Dana BOS akan kami pasang di samping papan pengumuman sekolah agar bisa diketahui masyarakat,” ujar Ima Imaroh.

Menurutnya, SDN Buduran saat ini memiliki 103 siswa, namun hanya 98 siswa yang tercover dalam pendanaan BOS. Sementara lima siswa lainnya belum masuk dalam cakupan pendanaan karena terdapat peserta didik pindahan dari Malaysia yang dokumen administrasinya belum lengkap sesuai ketentuan pendataan BOS.

Untuk Tahun Anggaran 2026, SDN Buduran menerima alokasi Dana BOS sebesar Rp98.980.000. Dari jumlah tersebut, hingga akhir Juni 2026 atau pada pelaksanaan BOS Tahap I, serapan anggaran telah mencapai hampir 50 persen atau sekitar Rp48.700.000.

Dana tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan operasional dan peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Di antaranya untuk pembelian buku teks pelajaran, perbaikan dan pemeliharaan ruang kelas, pembayaran daya dan jasa seperti listrik, PDAM, serta layanan internet sekolah.

Selain itu, Dana BOS juga digunakan untuk pembayaran honor tenaga administrasi sekolah, mendukung kegiatan ekstrakurikuler siswa, serta pelaksanaan berbagai kegiatan evaluasi pembelajaran mulai dari Tes Kemampuan Akademik (TKA) kelas VI, ulangan harian, Sumatif Tengah Semester (STS), hingga Sumatif Akhir Semester (SAS).

Ima Imaroh menegaskan bahwa transparansi penggunaan Dana BOS merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola sekolah yang akuntabel dan sesuai dengan arahan pemerintah.

“Dana BOS harus benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pendidikan siswa. Karena itu, kami berupaya terbuka kepada masyarakat terkait penggunaannya,” ungkapnya.

Langkah keterbukaan yang dilakukan SDN Buduran tersebut dinilai sejalan dengan semangat transparansi dan akuntabilitas yang terus didorong oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan. Dengan adanya publikasi penggunaan anggaran secara terbuka, sekolah diharapkan dapat menjadi contoh dalam pengelolaan Dana BOS yang efektif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

Sementara itu, untuk rincian administrasi yang lebih lengkap, pihak sekolah menyebut data teknis pengelolaan BOS juga didukung oleh operator sekolah dan komite sekolah yang turut mengawal pelaksanaan program sesuai ketentuan yang berlaku.

Reporter : Anam

45

Baca Lainnya