Daerah Opini

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:35 WIB

3 jam yang lalu

logo

Dok gambar foto Anam ist KLIKKU.ID Biro BANGKALAN.

Dok gambar foto Anam ist KLIKKU.ID Biro BANGKALAN.

Dipimpin Abdullah Amas, BMW Bangkalan Gelar Diskusi Bersama Empat OKP, Bahas Pemikiran Willy Aditya dan Restorasi Bangsa

BANGKALAN | KLIKKU.ID — Barisan Muda Willy (BMW) Kabupaten Bangkalan menggelar diskusi bersama empat organisasi kepemudaan (OKP) untuk membahas peran anggota DPR RI Willy Aditya dalam membumikan pemikiran Surya Paloh dan mendorong restorasi bangsa. Kegiatan yang dipimpin Koordinator BMW Bangkalan, Abdullah Amas, tersebut menjadi ruang dialog bagi aktivis muda untuk bertukar gagasan sekaligus membahas berbagai persoalan di Kabupaten Bangkalan.

Diskusi itu melibatkan perwakilan Jaringan Mahasiswa Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (JM-GPMI) Kabupaten Bangkalan, Korps Mahasiswa Aliansi Pemuda Nasional (KM-APN) Kabupaten Bangkalan, Pengurus Daerah/PIMDA Jaringan Alumni Muda Himpunan Mahasiswa Islam (JAM-HMI) Kabupaten Bangkalan, serta Barisan Insan Muda (BIMA) perwakilan Bangkalan. BMW sendiri merupakan wadah kepemudaan yang dibina oleh Willy Aditya, anggota DPR RI.

Dalam sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, Abdullah Amas menyampaikan apresiasinya terhadap keterbukaan Willy Aditya dalam menjalin komunikasi dengan kalangan mahasiswa dan aktivis, baik sebelum maupun setelah menjabat sebagai anggota DPR RI. Menurut Amas, Willy dikenal mudah dihubungi dan memberikan perhatian terhadap aspirasi anak muda, khususnya dari Madura.

“Saya dulu waktu di HMI, SMS dengan Willy mudah dibalas, padahal dia sangat sibuk dan merupakan orang penting di NasDem. Dia juga banyak memfasilitasi organisasi maupun aktivis dari Madura,” tegas Abdullah Amas.

Amas juga memuji kiprah Willy Aditya yang dinilainya vokal dalam menyuarakan kepentingan rakyat di DPR RI. Menurutnya, peran tersebut turut membawa nama Madura ke tingkat nasional, mengingat Willy merupakan wakil rakyat dari daerah pemilihan yang mencakup wilayah asalnya.

Apresiasi terhadap keterbukaan ruang dialog tersebut juga disampaikan oleh peserta diskusi, termasuk seorang peserta perempuan yang memberikan penghargaan atas upaya memfasilitasi komunikasi antara tokoh politik nasional dan kalangan pemuda di tingkat daerah. Ia menilai ruang dialog semacam ini penting untuk memberikan kesempatan kepada generasi muda dalam menyampaikan gagasan dan pandangan mereka.

Selain membahas pemikiran politik dan restorasi bangsa, para peserta turut mendiskusikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Bangkalan. Forum tersebut menjadi kesempatan bagi organisasi kepemudaan untuk menyampaikan pandangan, bertukar perspektif, serta memperkuat peran pemuda dalam merespons persoalan di lingkungan masing-masing.

Keterbukaan dalam membangun komunikasi antara wakil rakyat dan kalangan aktivis menjadi salah satu poin yang mengemuka dalam diskusi tersebut. Bagi para peserta, ruang dialog yang inklusif dapat membantu memperkecil jarak antara pengambil kebijakan di tingkat pusat dan aspirasi masyarakat di daerah, termasuk suara generasi muda Madura.

Melalui kegiatan tersebut, para aktivis muda Bangkalan berharap tradisi dialog, komunikasi dengan masyarakat akar rumput, serta fasilitasi terhadap gerakan kepemudaan dapat terus dipertahankan. Di tengah dinamika politik nasional, keterlibatan pemuda dalam ruang diskusi dinilai penting untuk memperkuat budaya demokrasi dan mendorong lahirnya gagasan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Diskusi yang digelar BMW Bangkalan ini sekaligus menegaskan pentingnya mendengarkan aspirasi generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun bangsa. Semangat restorasi tidak hanya diwujudkan melalui gagasan politik, tetapi juga melalui kesediaan membuka ruang komunikasi, menerima masukan, dan membangun hubungan yang konstruktif antara wakil rakyat dan masyarakat yang diwakilinya.

#Anam KLIKKU.ID

62

Baca Lainnya