Pendidikan

Kamis, 5 November 2026 - 16:38 WIB

1 hari yang lalu

logo

UNAIR Jadi Tuan Rumah KPPTI 2026, 1.500 Peserta Bakal Berkumpul di Surabaya

SURABAYA | klikku.id – Universitas Airlangga (UNAIR) bersiap menjadi pusat pertemuan para pemangku kepentingan pendidikan tinggi nasional.

Kampus tersebut dipercaya menjadi tuan rumah Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia (KPPTI) 2026 yang berlangsung pada 10–13 November mendatang.

Mengusung tema “Transformasi Pendidikan Tinggi Menuju Keberdampakan: Elaborasi Teknologi dan Kearifan Lokal yang Inklusif dan Humanis”, forum ini menargetkan kehadiran 1.500 peserta dari berbagai kalangan. Mulai perguruan tinggi negeri dan swasta, kementerian, industri, mahasiswa, asosiasi, hingga mitra internasional.

Rektor UNAIR Prof Muhammad Madyan mengatakan, penyelenggaraan KPPTI menjadi kesempatan bagi kampusnya untuk ikut mendorong perubahan pendidikan tinggi di Indonesia.

“UNAIR berkomitmen untuk turut memperkuat transformasi pendidikan tinggi nasional melalui pengembangan ilmu pengetahuan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Prof Madyan, forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertukaran gagasan. Berbagai rekomendasi yang dihasilkan perlu ditindaklanjuti menjadi kebijakan dan program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

KPPTI 2026 akan menghadirkan sejumlah agenda, antara lain keynote dan plenary sessions, diskusi tematik, serta pembahasan paralel. Peserta juga dapat mengunjungi pameran inovasi, pasar seni, pertunjukan langsung, creative village, hingga podcast bersama para pembicara.

Ketua Pelaksana Teknis KPPTI 2026 Prof Dwi Setyawan menyebut, UNAIR juga akan memperkenalkan sejumlah praktik baik pengelolaan kampus, termasuk program berbagi kepada masyarakat dan pembebasan biaya pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu.

“Kami berharap perguruan tinggi yang hadir bisa mencontoh praktik baik yang sudah UNAIR laksanakan. Sangat disayangkan jika praktik baik ini tidak berlanjut dan meluas menjadi kebijakan untuk kementerian,” katanya.

Konferensi yang digelar di Kampus MERR-C UNAIR ini juga menargetkan penyusunan Blueprint Perguruan Tinggi Berdampak 2045, policy brief setiap subtema, serta peta kebutuhan keterampilan lulusan Indonesia menuju 2045.

Sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan dijadwalkan menjadi pembicara, di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi dan lembaga pendidikan nasional maupun internasional. AM@n


 

89

Baca Lainnya