Hallo Polisi Kesehatan Peristiwa

Senin, 7 Juni 2021 - 12:53 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Forkopimda Jatim Lakukan Manajemen Krisis Antisipasi Lonjakan Covid-19 di Bangkalan

Bangkalan | klikku.net – Guna mengantisipasi meningkatnya pasien Covid-19 di Bangkalan, Forkopimda Jatim akan menerapkan manajemen krisis. Salah satu langkah yang akan diambil adalah menyiapkan ruang isolasi di kantor BPJS serta akan melaksanakan tes usap massal di Bangkalan.

Menurut Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, ruang isolasi di kantor BPWS Bangkalan dapat menampung 60 pasien.

“Kami juga akan melakukan 3T di 4 (empat) kecamatan yang menerapkan micro lockdown. Selain itu warga terkonfirmasi positif akan dipindahkan, untuk melakukan isolasi mandiri ke Balai Diklat Bangkalan yang memiliki 70 bed dan RS Lapangan Indrapura Surabaya yang memiliki 200 bed oleh tim Covid Hunter,” ujarnya, Senin (7/6/2021).

“Hasil koordinasi dengan ibu gubernur dan wali kota Surabaya, Dinkes Provinsi sudah menyiapkan 6 (enam) rumah sakit rujukan Covid-19 di Surabaya. Serta menambah tim ambulans dari Polda Jatim, Kodam V Brawijaya, dinkes serta mobile PCR,” tambahnya.

Saat ini, pihaknya juga 30 ribu alat tes usap Antigen untuk pelaksaan 3-T. Sementara untuk kegiatan 5-M, dilaksanakan penyemprotan disinfektan, pembagian masker oleh tim gabungan Ditlantas, Dit samapta dan Bimmas. Bergabung dengan jajaran Kodam V Brawijaya sebanyak 200.000 secara bertahap, dan meminta tokoh agama serta tokoh masyarakat, untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat.

“Kemudian warga di 4 (empat) Kecamatan yaitu Bangkalan, Lampis, Arusbaya dan Geger yang sedang micro lockdown, akan diberi bantuan berupa sembako,” ungkapnya.

Usai melakukan pengecekan ruang Isolasi di Kantor BPWS Bangkalan. Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta, melanjutkan meninjau di Rumah Sakit Syarifah Ambami Rato Ebu, Bangkalan.

Sebelumnya, RS Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan terjadi lonjakan kasus Covid-19. Dimana terdapat 18 Tenaga Kesehatan (Nakes) dan pegawai RS terpapar Covid-19 pasca libur Idul Fitri. Hasil kesepakan dengan manajemen, akan ada penambahan tempat tidur dari 90 bed menjadi 140 bed.

“Guna memenuhi kebutuhan mobil ambulan dan jenasah, Polda Jatim, Kodam V Brawijaya dan Pemprov Jatim akan memenuhinya. Sementara kebutuhan lain seperti tenaga kesehatan radiologi, dokter anastesi dan paru, akan disiapkan dari RS dr Soetomo, Surabaya,” pungkasnya. (M F@aza) 


Editor: Joe Meito

141

Baca Lainnya