Daerah Kesehatan

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 23:23 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Siap Layani Masyarakat, RSI Nyai Agung Pinatih Bertransformasi jadi RSU Kelas C

Gresik | klikku.net – Pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gresik terus dibenahi. Salah satunya dengan peresmian pembangunan kembali RSIA Nyai Ageng Pinatih, menjadi Rumah Sakit Islam Nyai Ageng Pinatih (RSI NAP).

Peresmian rumah sakit yang bertransformasi menjadi Rumah Sakit Umum Kelas C tersebut, dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya, Prof. DR. Ir. H. Muhammad Nuh memberikan apresiasi pada sinergitas dan kekompakan yang baik dari berbagai pihak, seperti MWC NU, masyarakat dan Pemkab Gresik.

“RSI NAP mengalami perluasan lahan dari 2.500 m² menjadi 2.800 m². Dengan bangunan 4 lantai seluas 4.500 m², RSI NAP mengusung konsep small in modernity, yaitu kecil tetapi modern. Dilengkapi ruang operasi yang bisa bersaing dengan rumah sakit yang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan dan transformasi RSI NAP ini merupakan salah satu living monumen yang dibuat dalam rangka 100 tahun NU.

“Kita tidak akan membuat tugu. Tetapi kita akan membuat lembaga kesehatan, lembaga pendidikan, serta lembaga ekonomi. Ini sebagai bukti bahwa kehadiran NU mampu memberikan manfaat yang jauh lebih dahsyat lagi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Gus Yani menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergitas berbagai pihak dalam hal kemaslahatan umat.

“Di era pandemi Covid-19 ini, kita mampu berdiri secara bersama-sama, kekompakan, sinergitas, kolaborasi yang tinggi dan kuat. Hingga RSI NAP bisa berdiri,” ujarnya.

Ia juga berpesan pada seluruh MWC di Kabupaten Gresik, untuk bergeser dalam pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Saya berharap MWC memiliki klinik-klinik kecil, yang bisa bersinergi dengan RSI NAP ini. Karena di era pandemi seperti saat ini, kita harus mengutamakan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat. Ini bisa segera diawali di semua MWC Kabupaten Gresik, dan semoga RSI NAP bisa bermanfaat kepada masyarakat, ” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dr. Erwin Ashta Triyono menggaris bawahi pentingnya pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Ia menyatakan bahwa layanan dunia kesehatan membutuhkan rumah sakit yang berkualitas, cepat, tepat dan akurat.

“Dengan adanya rumah sakit yang memanfaatkan teknologi, cepat, dan tepat, merupakan nilai tambah. Sehingga nantinya bisa menambah derajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Selepas prosesi sambutan dan penandatanganan prasasti, tamu undangan yang hadir berkeliling untuk melihat sarana dan prasarana, serta fasilitas RSI NAP.

Kegiatan ini juga dihadiri Rois Aam PBNU KH. Miftachul Akhyar, Syuriah PBNU KH. Ali Agus Masyhuri, Ketua Tanfidiyah PBNU KH. Marzuki Mustamar, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil, Plt Kadinkes Gresik Dr. Mukhibatul Khusnah, Camat Gresik Agung Endro. (Handoko)


Editor: Joe Meito

152

Baca Lainnya