Daerah Pendidikan Peristiwa

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:11 WIB

1 hari yang lalu

logo

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID ANAM Biro BANGKALAN.

Dok gambar foto ist KLIKKU.ID ANAM Biro BANGKALAN.

HUT ke-81 RI, SMAN 1 Bangkalan Perkuat Pendidikan Karakter melalui Anjangsana Veteran dan Pertukaran Wawasan

BANGKALAN | klikku.id – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di SMAN 1 Bangkalan pada Senin (17/8/2026) dikemas melalui sejumlah kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan karakter, nasionalisme, serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan.

Kepala SMAN 1 Bangkalan, Drs. Jumali, M.M, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan di sekolahnya meliputi anjangsana Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan Majelis Perwakilan Kelas (MPK) kepada para veteran, upacara bendera, tasyakuran dan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur, serta penyambutan guru dari Jepang.

Jumali yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Kepala SMAN 2 Bangkalan tersebut menyampaikan, keterlibatan siswa dalam kegiatan anjangsana kepada veteran menjadi bagian penting dari pembelajaran kontekstual. Para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan sejarah melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga berkesempatan mendengarkan secara langsung pengalaman para pejuang.

“Rangkaian kegiatan hari ini, antara lain anjangsana OSIS dan MPK kepada veteran, upacara bendera, tasyakuran serta memanjatkan doa kepada para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Kami juga menyambut kehadiran guru dari Jepang,” terang Jumali.

Dalam kegiatan anjangsana tersebut, siswa diberikan kesempatan berdialog langsung dengan perwakilan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Bangkalan. Dialog berlangsung dengan suasana edukatif, khususnya ketika siswa menggali pengalaman perjuangan dan pengabdian para veteran ketika menjalankan tugas.

Wakil Ketua Veteran Bangkalan, Muhammad Nasir, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pengalaman pribadinya ketika menjalankan tugas pada periode 1975 hingga 1976, termasuk pengalaman saat berada di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Timur.

Nasir menggambarkan kepada para siswa mengenai situasi yang dihadapi prajurit ketika menjalankan tugas di daerah operasi. Menurutnya, tugas pada masa tersebut memiliki risiko yang sangat besar dan menuntut keberanian serta kesiapsiagaan karena keselamatan jiwa menjadi bagian dari konsekuensi pengabdian.

Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dari proses pembelajaran siswa. Kesaksian langsung dari veteran memberikan gambaran mengenai beratnya perjuangan yang dilalui generasi terdahulu dalam menjalankan tugas negara.

Bagi pihak sekolah, momentum tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menanamkan pemahaman bahwa kemerdekaan Indonesia memiliki sejarah panjang yang dibangun melalui pengorbanan, perjuangan dan pengabdian para pendahulu bangsa.

Jumali menilai, pendidikan nasionalisme tidak cukup hanya disampaikan melalui materi pembelajaran. Siswa juga perlu diberikan ruang untuk berinteraksi dengan para pelaku sejarah sehingga nilai perjuangan dapat dipahami secara lebih konkret.

“Harapannya, anak-anak tidak hanya mengetahui sejarah dari buku, tetapi juga dapat mendengarkan langsung pengalaman para veteran. Dari sana mereka bisa memahami nilai perjuangan, pengorbanan, persatuan dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Sementara itu, penyambutan guru dari Jepang dalam rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah memperluas wawasan peserta didik melalui interaksi lintas budaya.

Kehadiran pendidik dari Jepang diharapkan dapat membuka ruang pertukaran pengalaman dan pengetahuan bagi warga sekolah sekaligus memperkenalkan lingkungan pendidikan SMAN 1 Bangkalan dalam perspektif yang lebih luas.

Dengan rangkaian kegiatan tersebut, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMAN 1 Bangkalan diharapkan tidak berhenti pada momentum seremoni tahunan, melainkan menjadi bagian dari proses pendidikan karakter yang menanamkan nasionalisme, penghormatan terhadap sejarah bangsa, serta kesiapan siswa menghadapi perkembangan dunia.

Bagi SMAN 1 Bangkalan, kemerdekaan bukan sekadar diperingati, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjuangan para pendahulu sekaligus mempersiapkan generasi muda agar mampu mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, prestasi, integritas dan kontribusi positif bagi bangsa.

#ANAM KLIKKU.ID

45

Baca Lainnya