Gresik | klikku.net – Pemkab Gresik menggelar Rembug Stunting 2021, untuk meracik strategi konvergensi dalam rangka percepatan penanggulangan kasus stunting, di Pendopo Alun-alun Gresik, Jumat (15/10/2021).
Dalam kegiatan yang digelar secara hybrid dan dipimpin Wabup Gresik Aminatun Habibah itu, diperlukan komitmen dari seluruh komponen agar mampu memberikan kontribusi dan inovasi dalam berbagai program serta kegiatan yang relevan.
Dalam sambutannya, Wabup Ning Min mengajak seluruh pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi, memberikan yang terbaik untuk anak-anak di Kabupaten Gresik.
“Kita tahu, bahwa anak-anak adalah generasi yang akan menggantikan kita pada masa yang akan datang. Oleh karena itu, kita harus bisa membentuk generasi penerus yang baik kesehatan mental dan spiritualnya, maupun kesehatan fisiknya,” ujarnya.
Menurutnya,Kabupaten Gresik saat ini memiliki angka stunting sebesar 27%, dan lebih rendah dibanding angka nasional.
Stunting merupakan suatu kondisi gagal tumbuh karena kekurangan gizi pada anak dibawah 5 tahun. Dimana kondisi ini sangat mempengaruhi kualitas hidup anak. Kondisi stunting dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan otak,
“Kita ingin anak-anak usia balita mendapatkan makanan yang bergizi. Karena perkembangan anak pada usia dini akan mempengaruhi perkembangan otak,” tambahnya.
Ia juga berpesan, bahwa rembug stunting ini menjadi momen yang tepat bagi seluruh elemen, baik dari pemerintah, masyarakat dan LSM, untuk bersinergi dan menemukan inovasi dalam penanggulangan stunting.
“Misalnya adalah, bagaimana memaksimalkan menu makanan yang Gresik miliki, untuk diolah sedemikian rupa sehingga bergizi seimbang dan diminati oleh anak-anak. Untuk mewujudkan ini kita harus bersama dan bahu membah. Tidak sekedar memberikan susu di posyandu, tetapi terus kita pantau makanannya. Inovasi baru juga diperlukan untuk mewujudkan percepatan,” pungkasnya.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, para kepala OPD, camat, kades, serta UPTD Puskesmas se-Kabupaten Gresik secara virtual. (Handoko)
Editor: Joe Meito
