Surabaya | klikku.net – Staf Khusus Rumpun Kuratif Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur Dokter Makhyan Jibril Al-Farabi memastikan, bahwa Vaksin AstraZeneca kelompok produksi (batch) CTMAV547 yang distop sementara oleh pemerintah, tidak masuk ke Jawa Timur.
Menurut Jibril, berdasar data yang ia miliki, vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan kode produksi CTMAV547 memang tidak didistribusikan untuk Jawa Timur.
“Kementerian Kesehatan mendistribusikan vaksin kelompok produksi itu ke DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Maluku,” ujarnya.
“InsyaAllah untuk yang CTMAV547 tidak masuk ke Jatim. Karena yang selama ini masuk ke Jatim, setahu saya, serial kodenya adalah CTMAV545 dan CTMAV546. Jadi InsyaAllah masih aman,” tambahnya.
Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Kesehatan Urusan Vaksin Siti Nadia Tarmizi menyatakan, penghentian distribusi dan penggunaan AstraZeneca batch CTMAV547 hanya untuk sementara. Sambil menunggu hasil investigas dan pengujian oleh BPOM.
“Dari sebanyak 3,85 juta dosis Vaksin Covid-19 produksi AstraZeneca yang tercatat di Indonesia. Hanya sebanyak 448.480 dosis vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 yang dihentikan penggunaannya,” tegasnya.
“Jadi masyarakat tidak usah ragu menerima Vaksin AstraZeneca di luar Batch CTMAV547,” pungkasnya. (@hmad)
Editor: Joe Meito
