Kasuistika

Senin, 12 Juli 2021 - 10:44 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Sengketa Tanah, Istri Bos Djarum Diduga Kerahkan Puluhan Preman

Surabaya | klikku.net – Sengketa tanah yang terletak di Jalan Puncak Permai Darmo Utara III antara Mulya Hadi ahli waris dari Radim P Warsiah dengan Widowati Hartono berujung penganiayaan kepada ABF, anak dibawah umur, Jumat (9/7/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.

Kejadian penganiayaan itu bermula ada banyak puluhan orang datang
mau masuk paksa dan mau ambil barang (contener) yang ada didalam lahan tanah yang bersengketa.

“ABF saya suruh untuk video kejadian, namun diserang dan HP dirampas, diduga beberapa orang preman itu suruhan Widowati Hartono yang tidak lain merupakan istri dari Bos Djarum,” ujar Lim Tji Tiong, S.H, M.Hum, Penasehat Hukum (PH) dari Mulya Hadi.

Lim menyayangkan aksi tindakan main hakim sendiri itu meski dirinya sudah mengatakan ini negara hukum, sehingga semuanya harus patuh pada hukum.

“Mereka (maksudnya diduga preman) malah menjawab duitnya banyak siapa, kamu atau Djarum,” bebernya.

Melihat Kondisi ABF babak belur di hajar puluhan preman Lim Tji Tiong, S.H, M.Hum dan Warsono, S.H ayah dari (korban) langsung melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya.

Bukti tanda lapor Polisi

Berdasarkan Tanda Bukti Lapor (TBL) Nomor TBL-B/568/VII/2021/ SPKT POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR tanggal 10 Juli 2021 yang ditandatangani Panit SPKT – A, Aiptu Feri Setiawan.

Tentang dugaan kejahatan tindak pidana penganiayaan terhadap anak sebagaimana dimaksud Pasal 80 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian saat dikonfirmasi melalui sambungan suara dan pesan _WhatsApp_ (WA), Minggu (11/7/2021) terkait tindak lanjut terhadap laporan polisi dugaan penganiayaan anak dibawah umur dengan korban ABF itu sampai berita ini diturunkan belum menjawab.

Sementara itu klikku.net masih terus berupaya konfirmasi kepada Widowati Hartono. Namun, hingga berita ini ditayangkan awak media ini belum berhasil mendapat nomor kontak selular atau WA yang bersangkutan.


Reporter : Rizchi 

322

Baca Lainnya