Ekonomi Bisnis Kesehatan Lifestyle

Jumat, 23 Juli 2021 - 03:35 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi saat meninjau pelaksanaan vaksin di Grand City Mall Surabaya

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi saat meninjau pelaksanaan vaksin di Grand City Mall Surabaya

OJK dan IJK Jatim Tergetkan 30 Ribu Peserta Ikut Vaksin Di Grand City Mall Surabaya

Surabaya | klikku.net – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Industri Jasa Keuangan (IJK) di Jawa Timur, kembali menggelar vaksinasi Covid-19 di Grand City Convention & Exhibition Surabaya, 22 – 24 Juli 2021.

Dalam kegiatan ini, ditargetkan sebanyak 30 ribu peserta yang terdiri dari pegawai IJK, keluarga pegawai IJK berusia >=12 dan dan nasabah IJK berusia >=12, bisa ikut serta.

Menurut Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur Bambang Mukti Riyadi, kegiatan ini merupakan sumbangsih dari IJK untuk masyarakat Jawa Timur.

“Kegiatan hari ini merupakan komitmen bersama untuk mendukung percepatan vaksinasi di Jawa Timur dari IJK, yang tergabung dalam Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan Daerah (FK-LJKD) dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD). Dengan Ketua Panitia Pelaksana dari Bank Jatim yang didukung oleh Fakultas Kedokteran dan Fakultas Keperawatan Unair” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang hadir secara langsung, menyampaikan bahwa sejak pertama kali dilakukan vaksinasi di Jawa Timur pada 14 Januari 2021 hingga 22 Juli 2021. Pelaksanaan vaksinasi di Jatim selalu tertinggi berdasarkan dashboard Kemenkes. Pencapaian tersebut tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam mengikuti program vaksinasi.

“Idealnya sehari dapat dilakukan 315 ribu vaksinasi di Jatim. Namun karena tidak tentu. Sehingga target 315 ribu per hari, sering tidak tercapai. Saat ini secara umum di semua Kabupaten/Kota di Jawa Timur, sedang menunggu dosis ke dua,” ujar Khofifah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso yang hadir secara virtual, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan bersama-sama antara OJK, BI dan IJK ini.

Wimboh menjelaskan, bahwa vaksin merupakan salah satu cara untuk mencapai herd immunity. Menurut WHO, herd immunity dapat tercapai jika 70% penduduk telah tervaksin.

“Dengan prosentase tersebut, berarti jumlah penduduk Indonesia yang harus tervaksin adalah 208,3 juta orang. Untuk itu, pemerintah melakukan upaya pendistribusian vaksin dengan berbagai jalur. Salah satunya melalui jalur sektor keuangan. Yang menjadi jalur distribusi vaksin bagi pegawai IJK, keluarga pegawai IJK, orang yang tinggal dengan keluarga pegawai IJK, serta orang-orang yang terkontak dengan pegawai IJK, diantaranya adalah nasabah” ungkap Wimboh.

Wimboh sangat menyambut baik upaya ini, agar herd immunity dapat segera tercapai. ” Sebab tanpa herd immunity, sulit bagi kita untuk berbicara masalah ekonomi, sektor keuangan dan pertumbuhan kredit,” pungkasnya. (@Nto tse) 


Editor: Joe Meito

239

Baca Lainnya