BANGKALAN | klikku.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bangkalan mengungkapkan bahwa pemanfaatan 70 unit tapping box pada sejumlah pelaku usaha telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak daerah.
Kepala Bidang Pajak dan Retribusi 2 Bapenda Kabupaten Bangkalan, Purna Lukman Hakim, menjelaskan bahwa puluhan perangkat tapping box tersebut sebenarnya telah digunakan sejak beberapa waktu lalu sebagai instrumen pengawasan transaksi usaha yang menjadi objek pajak daerah.
“Kalau pengguna tapping box sudah lama, jumlahnya sekitar 70 unit. Untuk beberapa waktu terakhir ada kenaikan sekitar 8 sampai 10 persen terhadap PAD,” ujar Purna Lukman Hakim saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).
Menurutnya, pemasangan tapping box bertujuan untuk meningkatkan transparansi pencatatan transaksi pada wajib pajak, terutama sektor makanan dan minuman atau restoran yang memungut Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) sebesar 10 persen dari konsumen. Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah dapat memantau transaksi secara lebih akurat sehingga potensi kebocoran penerimaan pajak dapat diminimalkan.
Sebelumnya, Bapenda Kabupaten Bangkalan juga menjelaskan bahwa sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) terdiri atas empat kelompok utama, yakni pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah. Dari keseluruhan sumber tersebut, sektor retribusi daerah dan pajak daerah masih menjadi penyumbang terbesar terhadap PAD Kabupaten Bangkalan.
Meski demikian, saat dimintai penjelasan mengenai nominal PAD sebelum dan sesudah kenaikan 8–10 persen tersebut, pihak Bapenda belum menyampaikan angka rinci. Konfirmasi lanjutan masih dilakukan untuk memperoleh besaran penerimaan yang dihasilkan dari penggunaan 70 unit tapping box tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bangkalan berharap optimalisasi pemanfaatan tapping box dapat terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat penerimaan PAD sebagai salah satu penopang pembiayaan pembangunan daerah.
#Anam KLIKKU.ID
