Ekonomi Bisnis Nasional

Kamis, 19 Agustus 2021 - 23:53 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo

BI Segera Luncurkan Kebijakan Pembiayaan Baru UMKM pada September 2021

Jakarta | klikku.net – Bank Indonesia akan meluncurkan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada 1 September 2021.

Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, pihaknya saat ini sedang dalam proses finalisasi. “September akan kita luncurkan dan mulai berlaku,” ujarnya, dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan, Bulan Agustus 2021 di Jakarta, Kamis (19/8/2021).

Perry berharap implementasi RPIM bisa mendukung pembiayaan inklusif, baik kepada UMKM, perorangan yang produktif, maupun pemasok barang offtaker.

Adapun terdapat tiga hal yang membedakan kebijakan RPIM dengan kebijakan pembiayaan UMKM terdahulu.

Pertama adalah RPIM merupakan kebijakan pembiayaan yang tidak hanya diberikan kepada UMKM. Tetapi juga kepada berbagai pihak yang mendukung unit usaha tersebut, misalnya kelompok, klaster, dan offtaker.

Yang kedua, yakni penyaluran kredit yang bisa secara langsung maupun kemitraan. Sehingga jika ada perbankan yang tidak memiliki keahlian menyalurkan pembiayaan ritel. Bisa bermitra dengan berbagai lembaga lain yang memiliki spesialisasi di pembiayaan UMKM. Seperti dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Pegadaian, dan berbagai Badan Layanan Umum (BLU) pemerintah.

Sementara yang ketiga adalah pembiayaan kepada UMKM, nantinya akan bisa diberikan dalam bentuk kredit maupun pembelian sekuritas.

Perry mengungkapkan, pembiayaan kepada UMKM dalam bentuk pembelian sekuritas, sedang dirumuskan oleh pihaknya bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

“Nantinya, pembiayaan inklusif oleh perbankan kepada UMKM, bisa melalui Sekuritas Berharga untuk Pembiayaan Inklusif (SBPI) dalam bentuk pembelian Surat Berharga Negara (SBN) inklusif, Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) inklusif, maupun Sukuk BI (Sukbi) inklusif,” pungkasnya. (@Nto tse) 


Editor: Joe Meito

270

Baca Lainnya