Ekonomi Bisnis Nasional

Jumat, 24 September 2021 - 13:50 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Kepala KPw BI Jatim Budi Hanoto

Kepala KPw BI Jatim Budi Hanoto

Bank Indonesia Gelar FESyar Regional Jawa 2021 untuk Pemulihan Ekonomi

Surabaya | klikku.net – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen dalam mendukung perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa, melalui gelaran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2021.

Dengan mengusung tema “Sinergi Membangun Ekonomi Syariah Melalui Digitalisasi untuk Pemulihan Ekonomi.” FESyar Regional Jawa akan diselenggarakan secara hybrid, pada 27 September – 2 Oktober 2021.

Menurut Kepala KPw BI Jatim Budi Hanoto, FESyar Regional Jawa 2021 merupakan puncak kegiatan road to FESyar Regional Jawa, yang telah terselenggara di sejumlah perwakilan wilayah secara virtual.

“Sebelumnya sudah ada talkshow bisnis syariah melalui program HItS corner, Fashion Desain Competition, hingga kegiatan forum lainnya, terkait perkembangan ekonomi dan keuangan syariah,” ujarnya, saat media briefing secara virtual di Surabaya, Jumat (24/9/2021).

“Saat ini, ekonomi syariah Indonesia terus berkembang. Dan menempati posisi penting dalam perkembangan ekonomi syariah global. Menurut Islamic Finance Development Index (ICD, 2020), Indonesia naik ke peringkat ke-2 dari peringkat 4 pada tahun 2019, di dukung peningkatan dalam indikator Knowledge, Awareness, dan Governance,” tambahnya.

“Selanjutnya, dalam 3 tahun terakhir, posisi Indonesia terus meningkat. Pada 2020, Indonesia masuk Top 10 di seluruh sektor industri halal, yakni Halal Food, Islamic Finance, Moslem Friendly Travel, Modest Fashion, Pharma Cosmetics, Media and Recreation,” tuturnya.

Lebih lanjut, Budi menyampaikan, bahwa salah satu strategi utama yang ditempuh adalah fokus pada ekspor halal. Caranya mengintegrasikan penguatan halal value chain, dengan penguatan keuangan syariah, penguatan UMKM dan penguatan ekonomi digital.

“Penguatan keuangan syariah, didalamnya juga meliputi integrasi keuangan berbasis komersial dan sosial. Namun masih terdapat banyak tantangan dalam pengambangan Eksyar di Indonesia. Salah satunya adalah tingkat pemahaman Eksyar,” ungkapnya.

Bank Indonesia mempunyai peran dalam pengembangan Eksyar di Indonesia. Yakni dengan mendorong percepatan ekonomi syariah, memprakarsai inovasi program pegembangan, merumuskan dan menerbitkan ketentuan.

“Di Jawa Timur telah dibentuk Koperasi Serikat Bisnis Pesantren (KSBP) melalui deklarasi Surabaya, oleh Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Jawa Timur dan Ketua Dewan Komisioner OJK, bersama 17 perwakilan pesantren yang menjadi cikal bakal Hebitren Nasional,” ujar Budi.

Terkait penyelenggaraan FESyar Regional 2021, Budi menjelaskan bahwa pada opening ceremony FESyar Regional Jawa 2021 yang akan dilaksanakan pada 27 September 2021 di Tunjungan Plaza Surabaya, terdapat 4 hal yang akan di usung dalam perhelatan tersebut.

“Yang pertama adalah deklarasi Rumah Kurasi untuk penguatan UMKM dan OPOP. Lalu penandatanganan kerjasama Hebitren se-Jawa, penyaluran pembiayaan ZISWAF. Serta Fintech untuk pembiayaan UMKM produktif,” pungkasnya.

Seluruh kegiatan FESyar Jawa 2021, dapat dilihat secara online, melalui website www.FESyarjawa.com, IG @bi_Jatim, Youtube Bank Indonesia Jatim, serta secara offline, pada atrium Tunjungan Plaza Surabaya. (@Nto tse)


Editor: Joe Meito

137

Baca Lainnya