Nasional Pemerintahan Pendidikan

Jumat, 22 Oktober 2021 - 13:11 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Mendikbudristek Diskusikan Program Kampus Merdeka di ITS untuk Perubahan Pendidikan Yang Lebih Baik

Surabaya | klikku.net – Inovasi pemerintah untuk memajukan pendidikan tinggi masih terus digelorakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

Lewat Dialog Kampus Merdeka, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim BA MBA menyosialisasikan program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM), bersama para pimpinan dan perwakilan mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Swasta (PTS) se-Jawa Timur, di Plaza dr Angka Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Kamis (21/10/2021).

Dalam kegiatan ini, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengatakan, dalam menjalankan program MKBM, ITS adalah perguruan tinggi dengan poin pertumbuhan tertinggi.

“Saat ini terdapat total 8451 mahasiswa ITS yang berpartisipasi dalam program MBKM. Selain itu, ITS juga berhasil memenangkan dana hibah hasil beberapa kompetisi, yang juga diselenggarakan oleh program MBKM. Karena itu, kami siap memaksimalkan program ini,” ujarnya.

“Capaian ITS di berbagai kompetisi terkait, telah membuktikan bahwa ITS adalah kampus yang mempunyai jalinan kerja sama yang baik dengan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri), mempunyai iklim inovasi dan kewirausahaan yang terdepan, dan kerangka pembinaan prestasi yang baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Nadiem menegaskan, jika pendidikan ini butuh perubahan segera. “Nantinya, jika sistem pendidikan di Indonesia baik. Maka negara-negara lain akan menjadikan contoh. Untuk bisa sukses, memang tidak bisa sekali jalan. Butuh beberapa percobaan dan usaha, serta dibarengi evaluasi yang baik,” ujar Mas Menteri.

Ia juga berpesan pada para rektor dan kepala program studi di perguruan tinggi, agar tidak membatasi mahasiswa dalam mengikuti program Kampus Merdeka.

Mas Menteri Nadiem mengendarai i-Car, mobil autonomous atau tak berawak rancangan ITS, untuk menuju ke lokasi acara

“Jangan mempersulit mahasiswa yang ingin belajar di luar lini jurusannya. Pasalnya, zaman semakin maju dan mahasiswa tidak hanya butuh satu disiplin ilmu, untuk bisa sukses dalam dunia kerja,” tandasnya mengingatkan.

” Apalagi, saat ini banyak kasus mahasiswa yang berkuliah tidak sesuai dengan minatnya. Maka dari itu, program MBKM membuat mahasiswa bisa belajar ilmu lain selama 3 semester dengan merdeka. Bisa saja, setelah lulus kuliah, justru mereka dapat berkarir dengan ilmu yang hanya diberikan sebatas 3 semester ini,” pungkas Nadiem.

Selain dialog terbuka, kegiatan ini juga terdapat pameran yang menyuguhkan berbagai produk inovasi dari ITS, mulai dari i-nose 19, i-Car, i-Boat, Co-Film+, Robot Raisa, mesin cetak Braille, dan lain-lain. Bahkan saat baru tiba di kampus ITS, Nadiem juga mengendarai i-Car, mobil autonomous atau tak berawak rancangan ITS, untuk menuju ke lokasi acara. (@hmad) 


Editor: Joe Meito

132

Baca Lainnya