Daerah Kasuistika Pemerintahan Pendidikan

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 14:35 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Pengurus LBH, Foto : klikku.net dok iat / Holidi

Pengurus LBH, Foto : klikku.net dok iat / Holidi

Oknum Sabotase Pengumuman Calon Anggota DPKS, LBH FORpKOT Tagih Realisasi Ujaran Bupati Sumenep

Sumenep | Klikku.net – Perihal surat pengumuman calon anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) periode 2021-2026, yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep hingga membuat heboh di beberapa group WhatsApp, lantaran diduga pengumuman tersebut hasil plagiat dari kabupaten lain, nampaknya masih hangat diperbincangkan.

Sebab, dengan munculnya pernyataan Plt. Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep yang merasa tidak pernah menanda tangani surat pengumuman pendaftaran calon DPKS rasa Kabupaten Kebumen tersebut, menimbulkan dugaan ada yang telah sengaja melakukan sabotase surat pengumuman tersebut.

Melihat fenomena itu, praktisi Hukum di Kabupaten Sumenep, Herman Wahyudi. SH., yang sedari awal menyoroti persoalan tersebut kembali angkat bicara.

Menurut Ketua LBH – FORpKOT Sumenep itu, mengatakan, jika yang disampaikan oleh Plt. Kadis Pendidikan Sumenep itu benar, dirinya menduga ada oknum yang sengaja membuat surat pengumuman yang diduga hasil plagiat dari Kabupaten Kebumen itu.

“Menjelang musim geser-menggeser (mutasi) saat ini pasti ada pertarungan internal di Dinas Pendidikan Sumenep. Bisa jadi tujuan dari pembuat pengumuman itu untuk menggeser pimpinan tertinggi di Diknas Sumenep,” kata Herman Wahyudi. SH., saat berbincang-bincang dengan sejumlah Jurnalis, Minggu, 22 Oktober 2021 di sebuah warung kopi.

Oleh karena itu, kata Herman biasa dipanggil, kami menunggu bukti nyata apa yang disampaikan oleh Bupati Sumenep kepada media beberapa hari yang lalu.

Dimana beliau dengan tegas mengatakan bahwa akan menggeser oknum yang telah membuat pengumuman hasil copy paste tersebut.

“Siapapun pelaku yang telah membuat surat pengumuman tersebut dan apapun maksud tujuannya itu, oknum tersebut sangat pantas untk digeser/dimutasi. Karena oknum tersebut telah mencoreng nama baik Dinas Pendidikan Sumenep,” ujarnya.

Masih kata Herman, kami berharap apa yang disampaikan oleh Bupati Sumenep bukan hanya sebatas gertak sambal saja, tapi harus disertai dengan bukti yang nyata.

Diberitakan sebelumnya, munculnya kasus pengumuman pendaftaran calon anggota DPKS yang diduga hasil plagiat dari Kabupaten Kebumen tersebut mendapat respon tegas dari Bupati Sumenep, Ach. Fauzi. SH., MH.

Bahkan Bupati Sumenep mengancam akan menggeser pelaku yang membuat pengumuman hasil plagiat tersebut.

“Oh ya berarti kabidnya gak bener atau sengaja … ya biar nanti saya geser …,” jelas Bupati Sumenep saat diwawancarai awak media. Selasa, 19 Oktober 2021.

Politikus PDI Perjuangan itu juga menyemprot sekretaris, karena menurutnya perihal surat-menyurat itu biasanya adalah bagian sekretaris. “Atau biasanya sekertaris kalau surat menyurat seperti ini,” beber Suami anggota dewan ini.


Editor : Anam 

Reporter : Holidi

 

408

Baca Lainnya