Daerah Peristiwa

Senin, 25 Oktober 2021 - 01:31 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Organisasi Dhilaal Berkat Rohmat Allah Shiddiqiyyah Santuni 40 Ribu Fakir Miskin dan Anak Yatim

Jombang | klikkku.net – Sebagai perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Organisasi Dhilaal Berkat Rohmat Allah Shiddiqiyyah yang ke-21, digelar kegiatan Santunan Nasional secara serentak di 32 Provinsi dan 149 Kabupaten/Kota.

Kegiatan ini dipusatkan di pesantren Majmaal Bahrian Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah Pusat, di Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Minggu (24/10/2021).

Menurut Edi Setiawan selaku Humas panitia Santunan Nasional Pusat, kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun.

“2021 ini merupakan kegiatan Santunan Nasional ke-17. Dengan mengagungkan Maulidin Nabi, kita yakin bangsa Indonesia dan NKRI akan mendapatkan berkah dan rahmat Allah Yang Maha Kuasa, Indonesia jaya dan lestari,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua umum Dhilaal Berkat Rahmat Allah Shiddiqiyyah Indonesia Nyai Shofwatul Ummah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara karena dorongan rasa ccinta kepada Allah dan Rosullullah, cinta kepada sesama, dan cinta kepada NKRI.

“Dengan cinta yang tulus ini, Allah akan melimpahkan berkat rahmatnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, setiap tahun penerima santunan selalu meningkat. Pada kegiatan pertama yang digelar 2006, penerima santunan sebanyak 6517 orang dengan nilai sekitar Rp 530 juta. Sementara pada 2020 lalu, penerima santunan sekitar 35 ribu orang dengan nilai sebesar Rp 4,2 milyar lebih.

“Sementara tahun ini, diperkirakan penerima santunan sekitar 40 ribu orang fakir miskin dan anak yatim, baik di dalam maupun luar negeri. Dan akan dibagikan hingga beberapa hari ke depan,” ungkapnya.

Kegiatan juga diisi dengan dia dari Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Kiai Muchtar Mu’thi, yang ditujukan pada kejayaan dan keselamatan Indonesia.

“Kita berdo’a kepada Allah ta’allah, bagaimana Indonesia tetap selamat, tetap jaya. Maka saya ajak berdo’a supaya dapat syafaat dari Rosullullah. Krena berbakti kepada tanah air, bangsa dan negara, adalah sebuah kewajiban “karena cinta tanah air itu wajib bagi tasawuf, wajib ain,” pungkasnya. (Titin Mujiati) 


Editor: Joe Meito

168

Baca Lainnya