Kesehatan Nasional Pendidikan

Selasa, 9 November 2021 - 12:45 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Menkes Budi Gunadi Sadikin Dukung Produksi Vaksin Merah Putih Buatan Unair & PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia

Surabaya | klikku.net – Menteri Kesehatan Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC., CLU., menyatakan dukungan terhadap pengembangan Vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga (Unair). Pernyataan itu, ia sampaikan saat menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis Unair ke-67 di Surabaya, Selasa (9/11/2021).

Menurut Budi, uji praklinik vaksin produksi Unair terhadap hewan, menunjukkan hasil yang bagus dan memiliki efisiensi yang tinggi. Sehingga untuk tahap selanjutnya, yakni terkait uji klinik kepada manusia, akan diserahkan kepada PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

“Uji klinik tahap 1, digunakan untuk melihat aspek keamanan dari vaksin, dan membutuhkan 100 orang sebagai sampel. Kemudian, uji klinik tahap 2 yang melibatkan 400 orang, bertujuan melihat aspek terkait imunogenisitasnya. Serta uji klinik tahap 3 yang akan melibatkan 3.000 orang, untuk melihat efikasi vaksin itu sendiri,” ujarnya.

“Saya berdoa mudah-mudahan lancar. Sehingga pada semester kedua tahun depan, Vaksin Merah Putih telah bisa diproduksi. Hal ini juga sangat bergantung pada bantuan dari Ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Karena rencananya akan dilakukan di Surabaya,” ungkapnya.

Budi juga menyatakan, bahwa skenario uji klinik tahap 3, saat ini masih dalam tahap penyusunan. Jadi, selain digunakan untuk proses vaksinasi yang diberikan sebanyak 2 kali. Skenario lain yang sedang disusun, adalah menggunakan Vaksin Merah Putih sebagai booster dan juga untuk anak-anak.

“Jadi skenario pertama digunakan untuk suntik vaksin sebanyak dua kali. Sementara skenario kedua, vaksin akan disuntikkan sebanyak satu kali sebagai booster. Dengan tujuan dapat menguatkan vaksin sebelumnya. Dan skenario ketiga, vaksin akan disuntikkan sebanyak dua kali dengan sasaran anak-anak dibawah usia 12 tahun,” paparnya.

Dalam kegiatan Dies Natalis Unair ke-67 tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, juga menyaksikan penyerahan seed vaksin dari Rektor Unair kepada PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia.

“Apa yang telah dilakukan Unair dan PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia adalah hal yang luar biasa. Karena dapat menyelesaikan proses penelitian hingga uji praklinik, kurang dari satu tahun,” ujarnya.

Budi juga menegaskan, bahwa sejak awal pengembangan Vaksin Merah Putih, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah dilibatkan. Sehingga, semua pihak bersama-sama melakukan percepatan dalam mengembangkan vaksin pertama buatan dalam negeri ini.

“Sekali lagi, saya ucapkan rasa bangga yang sangat tinggi terhadap rekan-rekan di Unair dan PT. Biotis Pharmaceuticals Indonesia. Karena menjadi yang pertama dalam menciptakan produksi vaksin dalam negeri. Saya doakan juga, semoga Unair saat ini menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dan akan menjadi lebih baik ke depan, dari pada kondisi sekarang,” pungkasnya. (@Nto tse) 


Editor: Joe Meito

240

Baca Lainnya