Bangkalan | klikku.net — Semakin maraknya aksi penipuan pada masyarakat dan lembaga oleh oknum dengan mengatasnamakan pejabat tinggi Pemkab Bangkalan, Provinsi Jawa Timur memantik perhatian Bupati Ra Latif pada masyarakat diwilayahnya.
Terbaru yang dicatut namanya yakni Wakil Bupati Mohni, dengan membuat no wa +62 857-8490-6027 tertulis nama Drs.H. Mohni, MM, sebagian percakapannya membahas mengenai pembagian donasi dari Pemkab Bangkalan dan ditujukan ke tempat ibadah khususnya yang masih masuk wilayah Bangkalan, termasuk yang sempat dicatutu yakni Masjid Qaryah Ilahi yang diclaim masuk daftar penerima donasi.
Dia (Bupati Bangkalan, red) menanggapi peristiwa itu tidak ingin masyarakatnya menjadi korban dari ulah para oknum penipu tersebut dengan mengajak agar lebih waspada saat mendapat pesan melalui medso baik chat Whatsapp maupun jenis media sosial lain agar benar-benar dipastikan terlebih dahulu kebenarannya sebelum meresponnya lebih jauh termasuk hingga melalukan traksasional.
“Waduuuh jelas sekali ini penipuan, kenapa masyarakat kok gampang sekali terpedaya. Dgn maraknya Penipuan sms atau wa yang marak, ternyata masih ada masyarakat yang percaya dan mudah diperdaya, Mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat yang tertipu,” ujar Ra Latif sebutan Bupati Bangkalan R Abd Latif Amin Imron.
Dirinya juga mengaku pernah dicaplok nama serta jabatannya oleh oknum dan digunakan untuk memperdaya masyarakat, seperti yang pernah terjadi menurut pengakuan bupati yakni digunakan menipu pada kalangan lembaga pondok pesantren.
“Beberapa bulan yg lalu ada no wa yg mengaku sbg bupati bangkalan, sasarannya memang pondok pesantren dan yayasan, Modusnya sama tapi untung yang bersangkutan belumm mengirim uang. Mohon bantu untuk di infokan ke masyarakat hati-hati terhadap penipuan yang mengaku pejabat daerah,” ujar Bupati Ra Latif menegaskan himbauannya.
Reporter : Anam
Editor : Red
