Ekonomi Bisnis Pariwisata

Senin, 22 November 2021 - 23:29 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Jalan Tunjungan Surabaya Jadi Kawasan Wisata Seni dan Budaya Heritage

Surabaya | klikku.net – Bank Indonesia Jawa Timur bersama Pemkot Surabaya, menghidupkan lagi kawasan kota tua Tunjungan, sebagai salah satu destinasi wisata Surabaya.

Mengangkat tema “Tunjungan Romansa,” kawasan Tunjungan disulap menjadi kawasan wisata seni dan budaya heritage. Dengan sejumlah gerai UMKM kuliner.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, selain menjadi kawasan destinasi wisata kota tua. Jalan Tunjungan dianggap memiliki potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, khususnya Surabaya.

“Kawasan Tunjungan ini adalah kawasan ekonomi. Harapannya, bisa menjadi ikon destinasi wisata seni dan budaya heritage. Serta kawasan ekonomi yang mendukung untuk ekonomi UMKM,” ujarnya, Minggu (21/11/21).

Untuk itu, BI Jawa Timur bersinergi dengan Pemkot Surabaya, mengoptimalkan kawasan tunjungan menjadi Tunjungan Romansa. Dukungan Bank Indonesia, diimplementasikan dengan membangun gerai UMKM. Hingga infrastruktur pendukung untuk destinasi wisata.

“Mudah-mudahan bisa memberikan manfaat In syaa Allah kami beserta Pak Wali Kota terus mendukung dan berkolaborasi, untuk memajukan kawasan Jalan Tunjungan ini,” ungkapnya.

Sementar itu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku bersyukur. Sebab, kini setiap malam kawasan akan menyajikan berbagail macam suguhan kuliner dari para pelaku UMKM Surabaya. Lengkap dengan suguhan hiburan seni dan budaya.

“Alhamdulillah, mulai malam ini, Jalan Tunjungan akan ada tampilan seni budaya dan kuliner. Dengan ini, kita bisa menikmati suasana Tunjungan Romansa,” ujar Eri, usai peresmian Tunjungan Romansa.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia, yang telah mendukung Pemkot Surabaya menghidupkan kembali kawasan Jalan Tunjungan.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Kepala KPw BI Jatim Budi Hanoto, menandatangani berita acara peresmian Tunjungan Romansa

“Tentunya hal ini juga tak lepas dari peran, serta dukungan Forkopimda Kota Surabaya. Yang selalu bahu membahu dan bekerja sama. Sehingga membuat Surabaya berada di PPKM Level 1,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti menyatakan, Tunjungan Romansa akan menyuguhkan perpaduan konsep lifestyle, modern dan heritage.

Sebanyak 25 booth atau rombong UMKM kuliner yang kini berjajar di kawasan Tunjungan, merupakan bantuan dari Bank Indonesia.

“Karena merupakan kawasan jasa dan perdagangan. Maka kami juga ingin menghidupkan kembali kawasan tersebut. Maksudnya, menghidupkan kembali pelaku usaha di kawasan itu. Nah, UMKM-nya ini adalah sebagai penyeimbang,” ujar Antiek. (@Nto tse)


Editor: Joe Meito

312

Baca Lainnya