Daerah Pemerintahan Peristiwa

Senin, 6 Desember 2021 - 10:36 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Bersemangat, kanan, Vinca Meitasari S.T.,M.M Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura bersama Ra Latif Bupati Bangkalan serahkan santunan kematian pada dua ahliwaris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Desa Kanegarah Kecamatan Konang. Foto : klikku.net - Anam

Bersemangat, kanan, Vinca Meitasari S.T.,M.M Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura bersama Ra Latif Bupati Bangkalan serahkan santunan kematian pada dua ahliwaris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Desa Kanegarah Kecamatan Konang. Foto : klikku.net - Anam

Ra Latif Bupati Bangkalan Serahkan Santunan Rp 42 Juta Pada Ahli Waris Peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kanegarah

Bangkalan | klikku.net — Momen penyerahan santunan jaminan kematian pada dua ahliwaris peserta BPJS Ketenagakerjaan dilakukan R. Abd Latif Amin Imron di Padepokan Desa Kanegarah, Kecamatan Konang bersamaan dengan pendistribusian ratusan kartu ATM pada guru ngaji dan guru madin dari tiga belas desa se Kecamatan Konang.

Dua Ahli Waris Guru Ngaji dan Madin Peserta BPJS Ketenagakerjaan penerima santuana itu merupakan penerima program janji politik pasangan Latif -Mohni, masing-masing menerima Empat Puluh Dua Juta Rupiah (Rp 42.000.000;00) yang disaksikan langsung oleh Vinca Meitasari S.T.,M.M Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura.

Dalam sambutannya Bupati Bangkalan yang kerap dipanggil Ra Latif itu menyampaikan untuk iuran BPJS Ketenagakerjaan setiap bulannya Rp 10.000;00 (Sepuluh Ribu Rupiah) hal itu menurut Ra Latif merupakan wujud ikhtiar.

Ratusan peserta penerima program honor Guru Ngaji dan Madin di Kecamatan Konang. Foto : klikku.net – Anam

“Iuran BPJS Ketenagakerjaan selama tiga bulan tiga puluh ribu insyaAllah gak berat, dibanding rokok dji sam soe satu bungkus Rp 25 ribu, sehari dua bungkus suda lima puluh ribu ya bu, kalau iuran ini setiap bulannya sepuluh ribu, setahun seratus dua pulu ribu, ya tidak berharap sakit atau meninggal dunia, tidak ini bersifat ikhtiar, bapak ibuk yang ikut BPJS Ketenagakerjaan (Se Kecamatan Konang, red) ada dua orang penerima manfaat insensitiv ini meninggal dunia ahli warisnya menerima santunan masing-masing sebesar 42 juta rupiah, semoga bapak ibu mengerti perihal ini namun ini (Program BPJS Ketenagakerjaan) banyak manfaatnya,” terang Ra Latif dihadapan ratusan penerima honor Guru Ngaji dan Madin se Kecamatan Konang.

Dari kanan, Vinca Meitasari, Kepala Cabang Bank Jatim, Kades Kanegarah M. Makmur, pada momen penyerahan Kartu ATM Bantuan insentif guru madrasah diniyah dan guru ngaji tahun anggaran 2021 oleh Bupati Bangkalan R. Abdul Latif Amin Imron se Kecamatan Konang. Foto : klikku.net – Anam.

Senada dengan penyampaian Ra Latif, Vinca Meitasari S.T.,M.M menghimbau pada peserta penerima program honor Guru Ngaji dan Madin yang masih belum ikut agar segera mendaftarkan diri sebab program BPJS Ketenagakerjaan banyak manfaat bagi setiap pesertanya.

“Tadi yang dapat santunan sebanyak dua orang masing-masing Rp 42 juta itu diberikan karena ada guru ngaji atau guru madin yang meninggal yang tadi dikasi ahli waris satu putranya satu istrinya masing-masing iuran perbulan Rp 10.550 total yang ikut (Program BPJS Ketenagakerjaan berasal dari guru ngaji dan madin) ada 8.700, dari 9.300 guru ngaji-madin diharapkan nanti sisanya bisa ikut BPJS Ketenagakerjaan karena manfaatnya sangat banyak ya tadi dihitung sama pak Bupati satu tahun 120 ribu sementara kalau meninggal bisa dapat Rp 42 Juta setiap orang,” ujar Vinca Meitasari memberikan keterangan pada media ini.


Reporter : Anam

Editor : Red

541

Baca Lainnya