Daerah Hallo Polisi

Rabu, 22 Desember 2021 - 15:35 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Foto : klikku.net Anam-Duwi

Foto : klikku.net Anam-Duwi

Srikandi Polres Bangkalan Unjuk Kebolehan Gunakan Senpi

Bangkalan | klikku.net – Sejumlah 3 Polwan (Polisi Wanita) Polres Bangkalan pagi tadi, Rabu (22/12/2021) telah melakukan latihan menggunakan Senpi (Senjata api) di lapangan tembak Mapolres Bangkalan.

Ketiga srikandi tersebut yakni Briptu Navynda Sherly Fatikasari, S.M. (baju safari batik) merupakan anggota Satbinmas Polres Bangkalan, Briptu Bella Diah Pitaloka (Pdl Polri) adalah anggota Bag SDM Polres Bangkalan dan Bripka Tri Susanti Setiawan, S.H (baju putih hitam) tercatat sebagai anggota Satresnarkoba Polres Bangkalan pagi tadi menunjukkan kelihaiannya dalam menembak.

Meski hanya latihan, ajang ini rupanya tidak dianggap sebatas mainan. Kemampuan mereka menembak tidak perlu diragukan lagi.

Tiga srikandi ini terlihat memegang senjata laras pendek. Pandangan mata lurus pada objek bidikan berupa lingkaran besar hingga kecil di tengah lapangan.

Duaar, peluru melesat tepat di sasaran. Begitulah suasana ketika Polwan Polres Bangkalan ini melakukan latihan tembak. Sebelum latihan menembak, anggota polwan ini mendapat bimbingan teknis pengetahuan pengoperasian senjata laras pendek.

Hal ini dibenarkan langsung oleh Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino, S.I.K. Apalagi, menyambut hari ibu kali ini, keberadaan Polwan tentu menjadi hal yang berbeda di tengah tengah hiruk pikuk dunia kepolisian. Tak hanya berperan sebagai ibu dalam rumah tangga, Polwan merupakan abdi negara yang harus tetap memberikan pelayanan dan pengayoman terbaiknya untuk masyarakat luas.

“Menjadi polisi wanita tentu memiliki tugas yang berat. Tidak hanya sebagai seorang istri dan ibu di rumah, mereka dituntut untuk tetap bekerja menjadi seorang anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia. Mereka hadir memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Oleh karena itu, pelatihan senpi ini sangat penting. Ini untuk para Polwan agar mampu dan memahami serta mengoperasikan senjata api,” tukas AKBP Alith.

AKBP Alith menjelaskan tugas polisi sangat berat, terutama yang di lapangan. Untuk itu dalam bertugas polisi harus memiliki kemampuan dan keterampilan menembak yang baik.

“Tingkat ancaman semakin ke depan semakin berat. Pengetahuan dan kemampuan anggota polisi harus terus diasah. Sehingga polisi dapat menjadi pengayom, pelindung, dan pelayan masyarakat yang baik,” ujarnya.

“Jadi bukan saja kalangan anggota laki-laki, tapi polwan pun kami latih secara berkala. Hal ini untuk meminimalisasi pelanggaran serta kesalahan prosedur penggunaan senpi selama anggota bertugas. Sehingga dalam menggunakan senpi tidak terjadi salah tembak,” ungkapnya ketika dimintai keterangan oleh awak media di Mapolres Bangkalan siang tadi.


Editor ; Anam

Kontributor : Duwi

515

Baca Lainnya