Daerah Pemerintahan Pendidikan

Selasa, 11 Januari 2022 - 10:59 WIB

5 tahun yang lalu

logo

Foto : klikku.net - Holidi

Foto : klikku.net - Holidi

Tuding Tak Serius Laksanakan Tupoksinya, PMII STKIP PGRI Minta Kadisdik Sumenep Mundur

Sumenep | klikku.net – Masih seumur jagung memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Pendidikan (Disdik) Agus Dwi Saputra, sudah digoncang aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat STKIP PGRI Cabang Sumenep. Selasa, 11 Januari 2022.

Kedatangan kader organisasi bintang smbilan tersebut menuntut Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumenep, Agus, selaku kepala dinas yang baru agar problematika pendidikan di Kabupaten Sumenep hususnya di wilayah kepulauan lekas terselesaikan.

Koordinator lapangan (Korlap) aksi Nurhayat, menyampaikan, berdasarkan hasil kajian PMII Komisariat STKIP PGRI Sumenep, tercium adanya beberapa persolan terkait pendidikan di wilayah kepulauan yang selama ini tidak tuntas, bahkan hal itu telah menjadi kegagalan turun temurun di Dinas Pendidikan Sumenep.

Menurutnya, minimnya fasilitas pembelajaran merupakan salah satu faktor penyebab tidak kunjung selesainya persoalan isu pendidikan di kabupaten setempat.

Sedikitnya ada empat faktor yang disampaikan pengunjuk rasa saat orasi di depan kantor dinas pendidikan Kabupaten Sumenep.

Pertama Fasilitas Pembelajaran di kepulauan masih sangat tergolong mengenaskan. Bahkan bisa dikatakan tidak ada sama sekali, Seperti halnya Laboratorium Komputer, Perpustakaan dan Lapangan Olaharaga, teriak Nurhayat.

Yang kedua, kata Nurhayat, persoalan Infrastruktur yang tidak mendukung. Seperti yang terjadi di Pulau Kangean. Dimana infrastruktur jalan yang tidak layak menyebabkan Lembaga pendidikan di lokasi setempat susah diakses, terutama di musim penghujan.

Ketiga adalah persoalan Buku Ajar dan yang terakhir Profesionalitas Guru yang menjadi ujung tombak kemajuan pendidikan. Sebab, kata dia rendahnya dan merosotnya mutu pendidikan di kepulauan disebabkan karena guru yang tidak profesional, tak berkompeten, tak berkualitas dan masih banyak lainnya.

“Hal itu terjadi karena minimnya pengawasan dan evaluasi dari Dinas Pendidikan Sumenep,” tegasnya.

Oleh karena itu, ratusan mahasiswa PMII pengunjukrasa itu menuntut Dinas Pendidikan untuk segera mengevaluasi pendidikan di Kabupaten Sumenep.

“Kadis Pendidikan harus menyampaikan komitmen visi dan misinya terkait pendidikan di Kabupaten Sumenep,” ujarnya.

Selain itu para demonstran juga menuntut agar Kadis Pendidikan menyampaikan keseriusan dan penyelesaian persoalan pendidikan di Kabupaten Sumenep.

“Jika tidak siap, MUNDUR,” teriak korlap aksi.


Editor : Anam 

Reporter : Holidi

1079

Baca Lainnya