Lamongan | klikku.net – Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana memberikan klarifikasi terkait beredarnya video viral di media sosial yang menyebut bahwa polisi salah tangkap di Kabupaten Lamongan.
Kegiatan yang digelar Mapolsek Babat tersebut, dihadiri Satria dan Andrianto, yang merupakan keluarga terkait video viral tersebut, Kamis (13/1/2022).
Menurut Miko, tidak ada istilah salah tangkap. Karena kejadian itu, sewaktu anggota Polres Lamongan melaksanakan rangkaian kegiatan menjelang Tahun Baru.
“Berita dalam video itu tidak benar. Kami tidak pernah menyampaikan informasi tersebut. Penyampaiannya dilakukan oleh masyarakat penyebar video itu,” ujarnya.
Miko menambahkan, kejadian sebenarnya adalah kesalahan pahaman anggota dengan pihak keluarga, saat melaksanakan pengamanan menjelang tahun baru.
“Namun, setelah mengetahui bahwa keluarga membawa jenazah. Anggota mempersilahkan rombongan untuk melanjutkan perjalanan ke Bojonegoro,” ungkapnya.
“Namun masyarakat penyebar video itu, memberi narasi tidak benar. Seolah telah terjadi penangkapan banda narkoba. Karena itu, selaku pimpinan dari Polres Lamongan, kami melakukan sowan dan silaturahim pada keluarga. Sekaligus menyampaikan permohonan maaf. Apabila terdapat perbuatan atau tingkah laku anggota kami yang tidak tepat, atau berlebihan pada tanggal 28 Desember tersebut.” paparnya.
Ia juga menjelaskan, bahwa dalam pertemuan dengan pihak keluarga, telah terjadi kesepakatan untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Dan keluarga yang bersangkutan, telah memaafkan atas kesalahpahaman tersebut.
“Keluarga korban telah memaafkan atas kesalahpahaman ini. Untuk perkembangan nanti, kami informasikan kembali. Sambil menunggu anggota kami yang sudah diperiksa oleh Bid Propam Polda Jatim,” pungkasnya.
Sementara itu, Andrianto selaku perwakilan keluarga, menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan klarifikasi dari Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana.
“Terima kasih, kedatangan kami kesini untuk menyampaikan, bahwa kami telah bersepakat untuk memaafkan. Dan sudah menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. Kami dari pihak keluarga mengapresiasi tindakan kepolisian yang sudah bekerja keras, untuk mengusut dan memproses perkara tersebut,” ujarnya. Hendro
Editor: Joe Mesti
