Malang | klikku.net – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta seluruh kabupaten/kota untuk terbuka, jika ada temuan kasus konfirmasi positif Covid-19 varian Omicron.
“Jika ada temuan kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron pada tiap-tiap daerah. Pemerintah daerah diharapkan segera melakukan langkah penanganan Covid-19,” ujarnya, saat memimpin rapat terbatas di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (16/1/2022).
“Apa yang sebetulnya tidak gawat, jangan digawat-gawatkan. Tapi kalau ada kasus, jangan ditutup-tutupi,” tambahnya.
Ia menjelaskan, Pemprov Jatim bersama pemerintah daerah sudah melakukan langkah antisipasi, adanya potensi penyebaran virus corona varian Omicron sejak November 2021.
“Karena itu saya berharap pemda dan masyarakat bisa tetap waspada, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kondisi kali ini berbeda dengan adanya lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 varian Delta pada Juli 2021.
Saat itu, masyarakat Jatim masih belum mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19, untuk menciptakan kekebalan kelompok terhadap virus Corona.
“Bedanya, Juni dan Juli 2021 lalu belum ada vaksinasi. Sekarang vaksinasi sudah berjalan,” pungkasnya.
Hingga Minggu (16/1/2022), di Jawa Timur terdapat delapan kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron. Temuan tersebut terdeteksi melalui pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS) dari Institut of Tropical Disease (ITS) Universitas Airlangga (Unair). M F@aza
Editor: Joe Mesti
