Ekonomi Bisnis Pemerintahan Pendidikan

Senin, 24 Januari 2022 - 13:05 WIB

4 tahun yang lalu

logo

Pemkot Surabaya Gandeng UKWMS untuk Berdayakan dan Tingkatkan Perekonomian UMKM

Surabaya | klikku.net – Pemkot Surabaya menandatangani MoU kerjasama dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS), untuk memberdayakan dan meningkatkan perekonomian UMKM di Surabaya.

MoU kerjasama itu ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Rektor UKWMS Drs. Kuncoro Foe, G.Dip.Sc., Ph.D., Apt., di Lobby Auditorium UKWMS Kampus Pakuwon City, Senin (24/1/2022).

Menurut Eri Cahyadi, kolaborasi ini diharapkan mampu memberdayakan dan mengembangkan UMKM Surabaya. Khususnya dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis, di masa pandemi Covid-19.

“Pemkot sengaja menggandeng UKWMS, karena telah berpengalaman mendampingi banyak kegiatan UMKM. Mulai dari perintisan, hingga pengembangan usaha secara meluas. Apalagi, sebelumnya UKWMS juga pernah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), serta Dinas Pendidikan Kota Surabaya,” ujarnya.

“Untuk membangun Surabaya, pemerintah tidak bekerja sendiri. Ada banyak relasi, rekan dan teman di luar jalur pemerintahan, yang siap mendukung dan membantu,” tambahnya.

“Ini juga sebagai informasi bagi masyarakat. Bahwa dalam mengembangkan perekonomian UMKM, pemerintah tidak sendirian. Salah satunya ada UKWMS yang berpengalaman membimbing UMKM,” pungkasnya.

Senada dengan Eri, Kuncoro Foe juga berharap kerjasama ini dapat meningkatkan perekonomian UMKM yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Ada banyak aspek UMKM yang bisa dikembangkan. Apalagi dengan adanya kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kemendikbud Ristek. Dimana mahasiswa bisa terjun langsung ke lapangan. Tentunya kerjasama ini akan segera dijalankan. Lebih cepat lebih baik,” ungkapnya.

Total ada sepuluh program pengabdian masyarakat yang akan dilaksanakan dalam kerjasama ini, yaitu motivasi bisnis UMKM, pelatihan produksi, pelatihan pemasaran dan ekspor, desain produk dan packaging (branding), serta pelatihan fotografi dan videografi produk.

Lalu ada pelatihan perhitungan keuntungan, strategi bisnis dengan melihat pangsa pasar, edukasi dan pendampingan terkait legalitas produk dan perizinan, strategi bisnis pengembangan produk baru, serta pelaksanaan program vaksinasi. @Nto tze


Editor: Joe Mesti

387

Baca Lainnya