Surabaya | klikku.net – Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Budi Hanoto, menerima kunjungan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Jawa Timur, Selasa (15/2/2022).
Pada pertemuan tersebut, Wakil Ketua PWNU Jatim Dr. Ma’ruf Syah, beserta pengurus NU lainnya, menyampaikan undangan peringatan Harlah NU ke-99. Sekaligus berinisiatif mengajukan penawaran kerjasama program pemberdayaan ekonomi syariah di Jawa Timur.
Mengawali diskusi, Wakil Bendahara PWNU Jatim M. Amin Mujib menyampaikan, bahwa salah satu kerjasama program yang diajukan mengenai literasi keuangan syariah.
“Sebagai Ketua Tim Pendirian 100 Baitul Maal wa Tamwil NU, kami berharap program tersebut dapat semakin banyak mengedukasi masyarakat mengenai konsep keuangan syariah,” ujarnya.
“PWNU Jatim akan terus berupaya mengembangkan ekonomi umat, melalui misi pendirian 100 cabang BMT NU di Jawa Timur. Program BMT NU ini akan berjalan lebih cepat, apabila masyarakat teredukasi mengenai konsep keuangan syariah,” tambahnya.
Merespon hal ini, Budi Hanoto menyampaikan bahwa konsep kerjasama yang disampaikan PWNU akan dikaji terlebih dahulu. Agar program yang dikerjasamakan, sesuai dengan kewenangan Bank Indonesia.
“Kami menyambut baik penawaran PWNU Jatim, untuk bersinergi dalam pemberdayaan umat. Namun, kami masih akan mengkaji kesesuaian program yang dapat menjadi poin kerjasama,” ujarnya.
“Dalam pemberdayaan ekonomi syariah, Bank Indonesia sebenarnya lebih fokus pada program peningkatan kapasitas ekonomi. Seperti pemberdayaan kemandirian usaha pesantren, ekosistem halal value chain, pendampingan UMKM berbasis syariah dan beberapa program lainnya,” ungkap Budi.
Pertemuan kedua Pimpinan lembaga ini berlangsung dengan sangat hangat dan bersahabat. Kedua belah pihak sepakat memfinalisasi terlebih dahulu, poin-poin program yang dapat dikerjasamakan.
Kedepan, kerjasama kedua lembaga tersebut, diharapkan mampu mendorong pemulihan ekonomi Jatim, terutama sektor ekonomi syariah. @Nto tze
Editor: Joe Mesti
