Pemerintahan Pendidikan

Selasa, 1 November 2022 - 09:50 WIB

3 tahun yang lalu

logo

Solusi Manajemen Sampah, ITS Luncurkan Apps4Swam

Kediri | klikku.net – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) resmi meluncurkan sebuah aplikasi bernama Apps4Swam atau Apps for Solid Waste Management. Yakni sebuah aplikasi e-bank sampah untuk meningkatkan produktivitas bank sampah.

Peluncuran resmi aplikasi ini dilakukan oleh Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar SE dan Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS Fadlilatul Taufany ST PhD, di Gedung Balai Kota Kediri, Senin (31/10).

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar SE menyambut baik hasil kolaborasi antara Pemkot Kediri dan ITS, yang telah dikakukan sejak awal tahun 2022 ini.

“Aplikasi ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah, mulai dari lingkup rumah tangga. Sehingga dapat meningkatkan daya saing masyarakat Kediri melalui dukungan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Fadlilatul Taufany menyampaikan, hadirnya Apps4Swam bertujuan mempermudah interaksi antara bank sampah di Kota Kediri dengan nasabah, yang selama ini dilakukan secara manual.

“Harapannya, dengan aplikasi ini, keuntungan yang diperoleh bank sampah dan masyarakat juga meningkat,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini Apps4Swam sudah dapat diunduh melalui Google Playstore. Aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi riset antara ITS, Heriot Watt University, serta Pemerintah Kota Kediri, yanh melibatkan 10 bank sampah. Dan dapat digunakan oleh masyarakat Kota Kediri sebagai nasabah secara umum.

“Nasabah yang hendak menabung dapat memilih bank sampah terdekat. Kemudian memasukkan data sampah yang akan dijual. Melalui aplikasi, nasabah pun dapat dengan mudah mengetahui harga tukar dari sampah tersebut. Setelah mendapat persetujuan, sampah dapat diserahkan langsung atau dijemput oleh petugas bank sampah,” tambahnya.

Selain mempermudah pencatatan administrasi bank sampah, e-bank sampah sangat membantu masyarakat mengetahui dengan mudah, jumlah tabungan yang dimiliki dari sampah yang telah ditukar. “Sehingga pengelolaan tabungan pun menjadi lebih praktis dan transparan,” ungkapnya.

Ia juga berharap, hasil riset yang didanai oleh Royal Society of Edinburgh ini, dapat semakin banyak digunakan oleh masyarakat Kota Kediri, sehingga dapat diterapkan pula di daerah lain nantinya.

“Ke depannya aplikasi ini juga akan dikontrol secara langsung oleh pemerintah setempat serta dapat menjangkau di lingkup industri,” pungkasnya optimistis. @Nto tze


 

271

Baca Lainnya