Gunung Bromo | klikku.net – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan pada periode libur Lebaran 2023, ke kawasan taman nasional yang berada di Jawa Timur (Jawa Timur) tersebut mencapai 32.720 orang.
Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani mengatakan, jumlah tersebut dicatat pada periode 19 April hingga 1 Mei 2023.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 32.421 orang merupakan wisatawan domestik. Sementara 299 lainnya, merupakan wisatawan mancanegara,” ujar Septi, Senin (8/5).
Menurutnya, puluhan ribu wisatawan tersebut tidak hanya berkunjung ke kawasan Gunung Bromo saja. Tetapi juga pada kawasan Ranu Regulo dan Ranu Darungan. Sementara Balai Besar TNBTS, telah menetapkan kuota kunjungan wisatawan pada tiap-tiap titik wisata di Gunung Bromo.
Melansir dari Antara, pada masa libur Lebaran 2023, Balai Besar TNBTS menetapkan kuota wisatawan sebesar 75 persen dari total daya tampung kawasan Gunung Bromo. Dengan penetapan kuota tersebut, maka jumlah kunjungan wisatawan per hari, maksimal sebanyak 2.202 pengunjung.
Penetapan kuota kunjungan wisatawan itu, terbagi pada kawasan Bukit Cinta untuk 93 orang per hari, Bukit Kedaluh 321 orang per hari, Penanjakan bagi 666 orang per hari, Mentigen 165 orang per hari, dan Savana Teletubbies sebanyak 957 orang per hari.
Septi menambahkan, hingga saat ini di kawasan wisata Gunung Bromo masih menetapkan batasan kuota wisatawan 75 persen, dari total daya tampung. Balai Besar TNBTS masih akan melakukan kajian untuk membuka kawasan tersebut hingga 100 dari total daya tampung.
“Sementara masih 75 persen, nanti akan kami kaji lagi untuk membuka sampai 100 persen,” ujarnya.
Pada periode 2022, tercatat jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo yang mencapai 318.919 wisatawan itu terbagi dari 310.418 pengunjung merupakan wisatawan nusantara dan sebanyak 8.501 merupakan wisatawan asing.
Dari total jumlah kunjungan wisatawan ke Bromo sepanjang 2022 tersebut, ada Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp11,65 miliar. Angka tersebut juga mengalami peningkatan jika dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,85 miliar.
