Bangkalan | klikku.net— Peringatan HUT RI Ke 78 banyak dilakukan oleh warga hingga jajaran pememrintah dari level desa, kecamatan, kabupaten, provinsi hingga pusat dengan maksud untuk mengenang sejarah perjuangan para pendahulu bangsa.
Dalam pelaksanaan setiap peringatan HUT RI umumnya melibatkan banyak elemen sehingga jumla panitia peserta maupun penonton mesti diantisipasi oleh setiap panitia penyelenggara agar saat penyelenggaraannya bisa mencapai apa yang diharapkan banyak pihak.
Namun kondisi ideal belum sepenuhnya dialami oleh panitia penyelenggaraan peringatan HUT RI Ke 78 di Wilayah Kecamatan Arosbaya sebab dampak dari penyelenggaraan berupa kegiatan karnaval oleh panitia dihujani keluhan oleh para pengguna jalan raya yang mengaku terhambat hingga durasi waktu berjam lamanya.
Bahkan sebab merasa jengkelnya keluhan itu disampaikan secara terbuka melalui record vidio yang sengaja disebarkan agar dapat ditonton khalayak jaga maya oleh R.K.H Imam Bukhori Kholil salah satu tokoh di wilayah kabupaten Bangkalan.

“Pernyataan terbuka pada panitia perayaan HUT RI Kecamatan Arosbaya benar-benar tidak beres tanpa kordinasi dengan aparat kepolisian sehingga kemacetan tidak hanya satu kilo dua kilo dan ini sudah hampir satu jam setengah macet berarti ini ada ketidak beresan panitia dalam pelaksanaannya,” ungakap R. K.H Imam dalam edaran sebuah vidio berdurasi tiga puluh detik secara gamblang.
Menanggapi keluhan R Imam melalui edaran vidio tersebut Ipda Sys Eko Kapolsek Arosbaya mengaku telah merapatkannya bersama kepanitiaan wilayah kecamatan setempat.
“Waktu rapat bersama panitia HUT Kemerdekaan saya pastikan tidak setuju giat karnaval dilaksanakan di Jalan Nasional (utama) karena akan berdampak kemacetan dan pasti viral, sehingga saya meminta bila karnaval dipaksakan ada, silahkan dijalan dalam. Pendapat saya didukung Danramil Arosbaya, yang tidak setuju. Dan saat itu semua tidak ada yang membantah pendapat kami. Akhirnya Pak Camat sepakat tidak ada giat Karnaval, karena jalan dalam rusak. Namun terakhir ada pemberitahuan giat karnaval tanpa ada rapat/persetujuan kami,” kata Sys Eko menyampaikan keterangan pengakuannya selama dilibatkan rapat bersama kepanitiaan.
Namun dalam perjalanan waktu Sys Eko juga mengatakan tadi dirinya telah melakukan peneguran pada ketua panitia tentang giat itu, namun ketua panitia menyampaikan alasan ketidakmampuannya untuk menolak permintaan warga/masyarakat. “Terima kasih, Dan yang kami lakukan penguraian kepadatan dan pengalihan arus,” ujar Sys Eko menutup keterangannya.
Sementara itu hingga rilis ini ditanyangkan Dedeng Ketua Panitia Pelaksana Peringatan HUT RI Ke 78 Kecamatan Arosbaya belum menyampaikan tanggapan saat dihubungi untuk menyampaikan klarifikasinya melalui WhatsApp japrinya.
Reporter : Anam
