Malang | klikku.net – Universitas Ma Chung gelar seminar bertajuk “Utilizing AI in Hybrid Learning” di Gedung RnD Lt. 6, Kamis (31/8).
Acara yang dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidikan yang tertarik dengan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pembelajaran tersebut, menghadirkan Dr. Hema Rosheny binti Mustafa dari University of Technology Malaysia (UTM), sebagai pembicara utama.
Menurut dosen Sastra Inggris di Universitas Ma Chung Dr. Daniel Ginting., SS., M.Pd. selaku moderator. Seminar ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menggali potensi dan manfaat penggunaan AI, dalam metode pembelajaran hybrid.
“Saat ini, teknologi AI dalam pendidikan sangat penting. Sebab, penerapan teknologi AI dapat membantu akselerasi pembelajaran. Serta memberikan ruang bagi mahasiswa, untuk mengembangkan kemampuan mandiri. Dengan bantuan teknologi AI, peran dosen menjadi lebih fokus pada memberikan pemahaman yang mendalam kepada mahasiswa,” ujarnya.
Dalam paparannya, Dr. Hema Rosheny binti Mustafa menjelaskan, saat ini UTM tengah mengembangkan aplikasi pembelajaran berbasis AI.
‘Salah satunya berupa aplikasi kuis interaktif, yang memberikan umpan balik kepada mahasiswa secara langsung. Aplikasi ini memungkinkan mahasiswa untuk menguji pemahaman mereka. Serta mendapatkan penjelasan rinci tentang jawaban yang benar,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Ma Chung, Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, MS., M.Sc., mengungkapkan dukungan penggunaan AI dalam pembelajaran di universitas.
“Model pembelajaran hybrid berbasis AI, telah terbukti berdampak positif terhadap literasi sains mahasiswa. Serta memudahkan proses pembelajaran bagi dosen dan mahasiswa,” tuturnya.
Dr. Taneo juga berharap, seminar ini menjadi wadah diskusi antara peserta seminar dan narasumber, terkait potensi dan tantangan penggunaan AI dalam pendidikan hybrid.
“Yang penting adalah bagaimana teknologi AI dapat diterapkan dengan bijak dalam pembelajaran hybrid. Karena esensi utama dari pendidikan, tetaplah membentuk moral dan perilaku mmahasisw. Dan teknologi AI dapat menjadi alat bantu yang berharga untuk mencapai tujuan tersebut,” pungkasnya.
