Bangkalan | klikku.net— Transparansi melalui kegiatan labelisasi pada rumah penerima dana PKH (Program Keluarga Harapan) menjadi salah satu lokus dari konsen para pegiat di Wilayah Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan.
Pelaksanaan program labelisasi itu disebutkan bisa bernilai positiv bagi suksesnya pelaksanaan program serta dinilai agar bisa lebih tepat sasaran mengingat saat sebelumnya dilakukan labelisasi ternyata banyak rumah penerima PKH di Desa Buduran yang tidak layak dikategorikan prasejahtera atau miskin.
“Ya ada dugaan faktor kesengajaan pihak terkait khususnya oleh pendamping PKHnya, semestinya para pendamping PKH bisa lebih peka dalam menentukan kelayakan para penerima PKH, malah rumah yang lebih pantas dikategorikan prasejahtera yang tidak mendapat program dari Kemensos tersebut, mengingat APH Bangkalan telah menemukan oknum pendamping PKH yang mencuri uang masyarakat prasejahtera tersebut seperti yang terjadi di Desa Gili Anyar Kamal dan Desa Kelbung Galis maka tidak menutup kemungkinan itu terjadi di desa dan kecamatan lainnya,” kata Hanif pegiat Kecamatam Arosbaya menyampaikan keterangannya.

Foto : Anam Dok klikku.
Dari hal itu Hanif berharap agar pendamping PKH bersedia melanjutkan labelisasi yang sempat terhenti sebelum rampung kemarin di Dusun Bakselah, Desa Buduran sehingga masyarakat bisa lebih mudah dalam mengawal suksesnya program untuk masyarakat prasejahtera tersebut agar tepat sasaran.
Reporter : Anam
Editor : Redaksi
