Daerah Hallo Polisi Kasuistika

Sabtu, 13 Januari 2024 - 18:36 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Polres Bangkalan evakuasi korban jiwa tragedi carok di Wilayah Kecamatan Tanjung Bumi.

Dok ist Anam klikku.net humres.

Polres Bangkalan evakuasi korban jiwa tragedi carok di Wilayah Kecamatan Tanjung Bumi. Dok ist Anam klikku.net humres.

Empat Meninggal Kini Polres Bangkalan Amankan Dua Pelaku Dalam Tragedi Carok di Tanjung Bumi

Bangkalan | klikku.net— Kini peristiwa carok maut yang terjadi di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan pada Jum’at malam (12/01) kemarin sekitar pukul 19.00 WIB. Tidak main main perkelahian berdarah ini harus berkesudahan dengan mengakibatkan sedikitnya empat nyawa melayang sia-sia.

Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya, S.H., S.I.K., M.I.K. mengaku jika saat ini polisi telah mengamankan pelaku. Tak hanya itu, Febri menjelaskan terkait motif dan kronologi perkelahian maut yang menyebabkan empat orang meninggal dunia saat itu.

“Semua berawal ketika terjadi cekcok yang terjadi karena lampu sorot motor mengenai mata, terus ditegur disaat laju motor terlalu kencang saat melintas. Untuk kedua pelaku saat ini sudah kami amankan di Mapolres,” ungkap AKBP Febri, Sabtu (13/01/2024) di Mapolres Bangkalan.

Peristiwa cekcok itu terjadi di pinggir jalan raya ketika salah satu terduga pelaku hendak berangkat menuju lokasi tahlilan di Desa Bumi Anyar.

Lebih lanjut menurut keterangan Febri Kapolres Bangkalan usai terjadi pemukulan, salah seorang dari dua korban juga mengajak pelaku untuk berduel. Pelaku pulang untuk mengambil dua bilah celurit, ditengah perjalanan pelaku bertemu dengan saudaranya.

“Begitu tiba di TKP salah seorang pelaku mengejar korban, di situlah kurang lebih ada empat orang, sehingga terjadi duel dua lawan empat di TKP. Saat ini empat korban meninggal tengah dilakukan otopsi dari Jumat tengah malam kemarin (12/01) hingga pagi ini di RSUD Syamrabu,” jelas AKBP Febri.

AKBP Febri juga merilis empat orang korban yang meninggal dunia akibat cekcok pada Jum’at malam. empat korban tersebut yakni MTD asal Desa Larangan, MTJ asal Desa Larangan, NJR Asal Desa Larangan, dan HFD awal Desa Banyuanyar. Disebutkan bahwa MTD dan MTJ adalah kakak beradik.

Mengenai hal itu AKBP Febri juga menegaskan jika situasi dan kondisi di lokasi kejadian pasca terjadinya carok berdarah aman dan kondusif.

“Untuk situasi di Tempat Kejadian Perkara, alhamdulillah telah berangsur pulih. Situasi aman dan kondusif,” tegas AKBP Febri.


Reporter : Anam

Kontributor : (Red/Hum)

4759

Baca Lainnya