Hiburan Pariwisata Peristiwa

Senin, 20 Mei 2024 - 11:04 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Peringati HJKS Ke-731, Pemkot Surabaya Gelar Festival Rujak Uleg 2024 dengan Tema ‘the History Of Rujak Cingur’

Surabaya | klikku.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sukses menggelar Festival Rujak Uleg 2024 di Balai Kota, Minggu, (19/5). Kegiatan ini dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah, untuk meramaikan HJKS (Hari Jadi Kota Surabaya) ke-731 tahun ini.

Dalam sambutannya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa Festival Rujak Uleg 2024, sengaja nmengusung tema ‘The History of Rujak Cingur’.

“Rujak uleg adalah simbol dari rasa kebersamaan, toleransi, persatuan, kesatuan, dan gotong royong warga Surabaya”, ujarnya.

Eri menambahkan, rujak uleg diibaratkan sebagai Kota Surabaya, yang didalamnya bercampur berbagai suku, agama, serta lapisan masyarakat menjadi satu bagian.

“Seperti rujak uleg, tanpa ada cingur, maka tidak akan terasa. Tanpa ada petis juga akan hambar. Maka dari itu, Surabaya tanpa ada agama Kristen maka terasa hambar, tanpa ada agama Islam juga tidak akan terasa, tanpa ada agama Buddha juga tidak akan terasa”, tuturnya.

“Begitu pula tanpa ada suku & etnis Tionghoa, Jawa, Madura, dan lain sebagainya, semuanya tidak akan terasa. Inilah Surabaya yang dibangun atas nama kebersamaan seperti rujak uleg”, tambahnya.

Dalam kegiatan ini, Pemkot Surabaya menyajikan 731 porsi rujak uleg untuk disuguhkan pada masyarakat. Dimana jumlah ini, disesuaikan dengan angka Peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731.

Selain itu, juga ada 800 porsi rujak uleg dari 564 peserta Festival Rujak Uleg 2024, kepada ribuan pengunjung.

Sesuai tema, peserta hadir berbagai kostum daerah dan multi etnis yang menawan. Ada yang berkostum tradisional Tiongkok, Arab, India, Jawa, Bali, Minahasa, hingga klederdracht atau pakaian tradisional Belanda.

Kegiatan ini juga dihadiri Wawali Kota Surabaya Armudji, forkopimda Surabaya, perwakilan delegasi negara sahabat dan perguruan tinggi.

Untuk meramaikan suasana, juga digelar aksi teatrikal bertema Pasar Suroboyo. Serta fashion show busana Akulturasi Budaya Surabaya, yang memperagakan busana Surabaya European Style, Surabaya Oriental Looks, Surabaya Ampel’s Fusion, dan Surabaya Local Pride


@man

225

Baca Lainnya